KabarBaik.co, Kota Madiun – Kemeriahan tampak terlihat di halaman balai kota Madiun di jalan Pahlawan Sabtu (26/7) malam. Hari kedua Padhang Mbranang menghadirkan Showcase Video Submission dan Showcase Video Mapping Invitation sukses menyedot perhatian masyarakat.
Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun menyampaikan bahwa sebanyak 15 karya video mapping hasil para peserta ditayangkan bergantian di fasad Balai Kota. Setiap karya menawarkan konsep, cerita, dan permainan visual yang berbeda, mulai dari eksplorasi budaya, teknologi, hingga imajinasi futuristik.
“Alhamdulillah, tiga hari ini Kota Madiun ramai sekali. Banyak event besar yang tersaji. Salah satunya, event Padhang Mbranang 2026. Ada 15 karya video mapping hasil para peserta ditayangkan bergantian,” ujar Bagus kepada wartawan.
“Event yang tersaji selama tiga hari terakhir ini ternyata menyedot animo masyarakat yang luar biasa. Bahkan untuk digital art experience di koridor PSC harus kita sistem buka tutup karena banyaknya masyarakat yang ingin melihat,” imbuh Bagus.
Menurut Bagus, meski berlangsung meriah evaluasi tetap dilakukan untuk hasil yang memuaskan event yang belum datang. Apresiasi diberikan kepada semua pihak yang mendukung acara.
“Terkait event, tentunya ada banyak evaluasi. Selain baru pertama kali, juga langsung kita gas untuk tingkat Asia Tenggara. Ke depan, saya ingin ada giat serupa dengan konsep yang berbeda. Itu penting karena kemajuan teknologi cepat sekali. Tahun depan tentu sudah banyak hal-hal baru lagi,” jelas Bagus.
“Saya sampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat. Ini tentu saja tidak sekedar menarik wisatawan, tetapi juga mendongkrak perekonomian. Memang belum kita himpun data secara keseluruhan. Tetapi dari pemantauan saya langsung di lapangan, dagangan para pelaku UMKM dan PKL laris manis. Bahkan, ada yang sudah habis sebelum gelaran selesai,” tandas Bagus.
Gelaran hari kedua Padhang Mbranang pun menjadi bukti tingginya minat masyarakat terhadap seni digital. Tak sekadar menjadi tontonan, video mapping menghadirkan ruang apresiasi bagi para kreator sekaligus memperkuat Balai Kota Madiun sebagai panggung kreativitas yang mampu menghadirkan pengalaman baru bagi warga dan wisatawan. (*)








