KabarBaik.co – Musibah terjadi di kawasan pesisir Tanjung Ghe’en Pulau Bawean, Desa Kumalasa, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, Kamis (1/1).
Seorang pemuda bernama Toni, 22, warga Desa Sidogedungbatu, Sangkapura dilaporkan hilang dan meninggal dunia setelah terseret ombak saat memancing.
Peristiwa tersebut berawal sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, Toni dan empat rekannya tengah memancing di area yang dikenal memiliki kontur karang terjal.
Baca Juga: Tersesat di Hutan Bawean Gresik, Empat Wisatawan Selamat Berkat Call Center 110 Polri
Di tengah aktivitas memancing, salah satu alat pancing milik Toni tersangkut di dasar karang. Alih-alih memutuskan tali pancing, Toni memilih terjun ke laut untuk melepaskannya.
Namun, kondisi ombak tinggi yang disertai angin kencang membuatnya terseret arus dan menghilang dari pandangan rekan-rekannya. Upaya pencarian langsung dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur mulai dari BPBD Gresik, TRC Kepulauan Bawean, Koramil Sangkapura, pemerintah desa setempat, dan warga sekitar.
Meski telah berusaha, nyawa Toni tak berhasil diselamatkan. “Peristiwa tersebut mengakibatkan korban atas nama Toni meninggal dunia,” ujar Kepal BPBD Gresik Sukardi dalam keterangannya.
Bencana ini kembali menjadi pengingat bagi warga dan wisatawan agar selalu waspada terhadap kondisi alam, terutama di daerah pesisir yang rawan ombak besar dan perubahan cuaca ekstrem mendadak.(*)






