Panen Raya di Tulungagung Perkuat Stok Beras Nasional, Bulog Tingkatkan Serapan

oleh -151 Dilihat
Panen raya padi di Tulungagung.
Panen raya padi di Tulungagung.

KabarBaik.co, Gresik – Perum Bulog menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui kegiatan panen padi bersama Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Senin (27/4). Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Podorejo, Kecamatan Sumbergempol, Jawa Timur.

Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Pengadaan Perum Bulog Prihasto Setyanto, Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Jawa Timur Langgeng Wisnu A, Pemimpin Bulog Kancab Tulungagung Yonas Haryadi Kurniawan, serta jajaran Forkopimda Tulungagung. Momentum panen raya ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan produksi sekaligus memastikan penyerapan hasil panen petani.

Dalam kegiatan tersebut, Bulog menyerap gabah setara 8.563 kilogram dari petani lokal. Langkah ini merupakan bagian dari strategi penguatan cadangan beras pemerintah serta menjaga stabilitas harga di tingkat petani.

Saat ini, stok beras di Gudang Bulog Kancab Tulungagung tercatat mencapai 50.946.472 kilogram. Sementara itu, total stok beras di Jawa Timur mencapai 1.250.021.601 kilogram. Angka tersebut menunjukkan peran strategis Jawa Timur dalam menopang kebutuhan pangan nasional.

Dalam sambutannya, Anggia Ermarini mengapresiasi kontribusi Tulungagung sebagai salah satu daerah penghasil beras utama di Jawa Timur. “Tulungagung memiliki produksi yang melimpah dengan kualitas padi yang sangat baik, sehingga menjadi bagian penting dari stok nasional BULOG,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan kebanggaan nasional dalam mewujudkan swasembada pangan. “Sejak 2025, kita mencatat keberhasilan stok beras terbesar sepanjang sejarah Indonesia,” tambahnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para petani atas kontribusinya dalam menjaga ketahanan pangan. Menurutnya, peran petani menjadi kunci utama keberhasilan ini.

Direktur Pengadaan Perum Bulog Prihasto Setyanto menyampaikan, hingga April 2026 Bulog telah menyerap sekitar 2,4 juta ton beras secara nasional. “Serapan akan terus ditingkatkan untuk mencapai target 4 juta ton pada pertengahan tahun ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa stok beras nasional saat ini mencapai sekitar 5,1 juta ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan. “Kami memastikan hasil panen petani terserap dengan baik untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga,” jelasnya.

Kegiatan panen ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan produksi, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan BUMN pangan. Bulog sebagai operator utama cadangan beras pemerintah berperan aktif dalam menyerap hasil panen petani guna memberikan kepastian pasar dan harga yang menguntungkan.

Selain panen padi, rombongan juga melakukan monitoring stok di Kompleks Pergudangan Pulosari milik Bulog. Kegiatan ini bertujuan memastikan kualitas, kuantitas, serta sistem penyimpanan beras berjalan sesuai standar. Monitoring tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi pengelolaan stok dan distribusi di wilayah Tulungagung.

Melalui langkah ini, Bulog memastikan kesiapan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat distribusi pangan secara merata. Sinergi antara pemerintah, Bulog, dan petani diharapkan terus berlanjut guna menjaga ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Bulog menegaskan akan terus meningkatkan penyerapan hasil panen sebagai bentuk kehadiran negara di sektor pertanian. Selain itu, inovasi dalam pengelolaan stok dan distribusi juga terus dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara produksi, distribusi, dan konsumsi.

Dengan dukungan seluruh pihak, ketahanan pangan nasional diyakini dapat terus diperkuat, sekaligus menjawab berbagai tantangan pangan ke depan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.