KabarBaik.co Nganjuk – Warga Desa Bagor Wetan, Sukomoro, Nganjuk akhirnya melihat harapan baru. Asa baru itu datang dengan diresmikannya Jembatan Perintis Garuda oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin.
Pembangunan infrastruktur yang selama puluhan tahun menjadi dambaan masyarakat ini tidak hanya memperbaiki akses mobilitas, tetapi juga diharapkan menjadi motor penggerak kehidupan sosial dan ekonomi wilayah tersebut.
“Kita sudah bisa menyelesaikan salah satu jembatan Perintis Garuda di Jawa Timur, tepatnya di Desa Bagor Wetan. Jembatan-jembatan perintis ini adalah akses, baik untuk ke lahan pertanian, antar kampung, sarana pendidikan seperti sekolah, hingga akses menuju pasar,” ujar Rudy dalam keterangannya saat meninjau langsung hasil pembangunan, Kamis (5/3).
Jembatan yang memiliki panjang 60 meter dan lebar 1,8 meter tersebut berhasil dirampungkan dalam waktu yang relatif singkat, yakni sekitar 90 hari. Sebelumnya, masyarakat harus menghadapi kesulitan akses yang menghambat pergerakan orang dan distribusi hasil bumi selama kurang lebih empat dekade.
“Harapannya, ini bermanfaat untuk masyarakat desa sekitar, baik dari segi akses ke sarana publik maupun untuk meningkatkan perekonomian dalam rangka peningkatan produksi dan kebutuhan,” jelas Pangdam yang juga melaksanakan agenda Safari Ramadan di Kodim 0810/Nganjuk pada kesempatan yang sama.

Selain mempermudah mobilitas, keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan serta menekan biaya distribusi barang. Hal ini secara otomatis akan meningkatkan produktivitas hasil pertanian dan komoditas lokal, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Saya berharap bisa dijaga dan dirawat dengan baik. Karena masyarakat di sini kurang lebih sudah menunggu sekitar 40 tahun untuk diperbaiki jembatannya. Sekarang sudah jadi, mohon dirawat dengan sebaik-baiknya,” tegasnya saat menitipkan pesan khusus kepada warga setempat untuk menjaga fasilitas tersebut secara swadaya.
Setelah acara peninjauan dan peluncuran jembatan, Pangdam beserta rombongan melanjutkan kegiatan ke Kodim 0810/Nganjuk untuk berkumpul bersama jajaran prajurit dan tokoh masyarakat dalam rangka Safari Ramadan, di mana mereka juga membahas berbagai program pembangunan lainnya yang akan dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. (*)






