KabarBaik.co – Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Susilo, berkunjung ke Markas Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 10/JP/2 Kostrad Pasuruan. Tujuannya untuk memastikan kesiapan personel dan peralatan sebelum diberangkatkan untuk operasi penanggulangan bencana alam di Aceh dan Sumatera.
Kedatangan Mayjen TNI Susilo disambut langsung oleh Komandan Yonzipur 10/JP/2 Kostrad yakni Letkol CZI Amito Surya Mutiara, beserta ratusan prajurit lainnya. Sebelum pengecekan, dilakukan upacara di Markas Yonzipur 10 yang dipimpin oleh Letkol CZI Amito Surya Mutiara.
Dalam amanat yang disampaikan, Pangdivif 2 Kostrad menekankan tentang pentingnya kesiapsiagaan personel dan materiil. Dia ingin memastikan seluruh prajurit agar mampu merespons keadaan darurat di wilayah bencana dengan cepat, tepat, dan profesional.
“Kegiatan pemeriksaan fisik terhadap perlengkapan perorangan maupun alat berat Zeni yang akan dikerahkan ke lokasi. Pengecekan ini bertujuan untuk meminimalkan kendala teknis di lapangan, mengingat medan di daerah penanggulangan bencana sering kali memiliki tingkat kesulitan yang tinggi,” ujar Mayjen TNI Susilo.
Dia menyatakan bahwa para prajurit Yonzipur 10 yang rencananya akan diberangkatkan ke titik bencana di Aceh telah dinyatakan siap untuk misi kemanusiaan tersebut. “Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, dan menunjukkan kesiapan penuh satuan dalam mengemban misi kemanusiaan tersebut,” pungkasnya.
Usai melakukan upacara bersama, selanjutnya Pangdivif 2 Kostrad dengan didampingi Komandan Yonzipur 10 langsung melakukan pengecekan terhadap seluruh personel dan peralatan yang telah disiapkan. (*)







