KabarBaik.co – Upaya pemerintah dalam mengendalian inflasi terus digencarkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Salah satunya melalui pelaksanaan pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur di Halaman Kantor Bakorwil II Bojonegoro.
Kegiatan pasar murah ini bertujuan untuk menekan laju inflasi sekaligus menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok, terutama menjelang akhir tahun. Dalam kegiatan ini, antusiasme warga terlihat tinggi. Ratusan warga Bojonegoro memadati lokasi sejak pagi hari, sehingga panitia menerapkan sistem nomor antrean untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan.
Salah satu warga Kelurahan Ngrowo, Anis, mengaku sudah mengambil nomor antrean sejak pukul 08.00 WIB. Ia memanfaatkan pasar murah tersebut untuk membeli berbagai kebutuhan pokok sebagai stok di rumah. “Karena ada pasar murah, sekalian beli banyak. Harganya jelas lebih murah dibanding di pasaran atau toko lain,” ujarnya, Rabu (17/12).
Dalam pasar murah ini, Disperindag Jatim menyediakan sejumlah komoditas strategis dengan harga di bawah pasaran. Di antaranya beras medium Rp 11 Ribu per kilogram, beras premium Rp 14 ribu per kilogram, telur ayam ras Rp 24.ribu per pak, gula pasir Rp 16 ribu per kilogram, minyak goreng Minyakita Rp 15 ribu per liter, tepung terigu Rp 10 ribu per kilogram, bawang putih sinco Rp 7 ribu per 250 gram, serta bawang merah Rp 8 ribu per 250 gram.
Sementara itu, Khasanah warga asal Kelurahan Ledok Kulon, turut merasakan manfaat kegiatan tersebut. Ia mengaku terbantu dengan harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau. “Diberi tahu tetangga langsung berangkat bareng. Lumayan bisa beli kebutuhan rumah dengan harga murah,” katanya.
Melalui pasar murah ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap daya beli masyarakat tetap terjaga dan tekanan inflasi akibat kenaikan harga bahan pokok dapat ditekan, khususnya di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. (*)







