KabarBaik.co – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Mariya Ulfa resmi melakukan pendaftaran ke kantor KPU Kabupaten Kediri, Selasa (27/8) pukul 08.37 WIB.
Kedatangan pasangan calon (paslon) Dhito-Dewi ke Kantor KPU Kabupaten Kediri diawali dengan menunggangi vespa matic serta diiringi oleh sekitar 500 relawan dari seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Kediri.
Mas Dhito mengatakan, terdapat 17 program prioritas yang akan ia bawa dengan harapan Kabupaten Kediri bisa tetap menjadi episentrum Jawa Timur di masa yang akan datang.
Mengingat Kabupaten Kediri adalah kabupaten tertua di Indonesia yang sudah berusia 1.220 tahun.
Secara tegas, Mas Dhito bersama Mbak Dewi menyebut akan melanjutkan program yang sudah ada. Namun ada program baru yang ditambahkan, salah satunya ialah makan bergizi untuk 30.000 siswa PAUD.
“Mengingat apapun itu kami adalah perpanjangan tangan dari Presiden Republik Indonesia. Maka presiden terpilih memiliki program makan siang bergizi dan kami harus melanjutkan dan mengimplementasikan program tersebut,” ucapnya.
Adapun program-program yang lain, mulai dari revitalisasi pasar mulai dari pasar wates yang sudah selesai, pasar Ngadiluwih, Gurah, Pare Kandangan dan sejumlah jembatan yang akan terus ditingkatkan.
Selama 3,5 tahun kepemimpinannya, 2 jembatan sudah berhasil dibangun meskipun sempat dilanda covid 19. Jembatan itu ialah penghubung Kabupaten Tulungagung-Kediri yakni Jembatan Ngadi dan penghubung Kota-Kabupaten Kediri yaitu jembatan Jongbiru.
“Prinsip saya dan Mbak Dewi, membuat program itu adalah program yang bisa direalisasikan di masyarakat. Jadi kami tidak mau membohongi masyarakat, Kami tidak mau memanipulasi masyarakat hanya demi kepentingan elektoral,” tambahnya
Sementara itu, Nanang Qosim Ketua KPU Kabupaten Kediri mengatakan rasa syukurnya sebab di hari pertama pembukaan sudah ada yang daftar. Selanjutnya pihaknya akan menerima berkas pendaftaran bakal pasangan calon dan dipastikanya kelengkapan berkas.
“Jadi kami koordinasi dengan tim, kita menyatakan berkasnya lengkap karena memang ukurannya adalah lengkap dulu persoalan benar dan tidak benar, nanti kita masih ada proses yang namanya perbaikan dokumen,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Ketua DPC PDIP Kabupaten Kediri Murdi Hantoro menyebut jika usai melakukan pendaftaran, pihaknya akan langsung tancap gas dengan merapatkan barisan di internal partai.
Melihat daripada antusias masyarakat dan rasa greget dari sejumlah partai, ia sangat optikistis jika pasangan Mas Dhito dan Mba Dewi tidaklah sulit untuk memperoleh target suara 70-80 persen dan dengan menang melawan paslon Deny-Mudawamah. (*)






