KabarBaik.co, Surabaya – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya resmi memulai mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk mengisi kekosongan jabatan Ketua DPRD Surabaya. Dalam keputusan terbaru, seluruh anggota Fraksi PDIP yang berjumlah 11 orang diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk mengisi kursi pimpinan tersebut.
Langkah ini diambil menyusul kekosongan jabatan yang sebelumnya ditinggalkan oleh Adi Sutarwijono. Keputusan kolektif tersebut dihasilkan melalui rapat resmi Fraksi PDIP DPRD Surabaya yang dihadiri oleh seluruh anggota fraksi.
Hak dan Peluang yang Sama
Ketua DPC PDIP Surabaya Armuji menegaskan bahwa kebijakan mengusulkan seluruh anggota fraksi bertujuan untuk memberikan keadilan bagi setiap kader. Menurutnya, ke-11 legislator tersebut dianggap memiliki kompetensi yang layak untuk memimpin parlemen kota.
“Sebelas anggota fraksi kita usulkan semuanya supaya mempunyai hak yang sama. Dari 11 itu semuanya layak, masing-masing punya kelebihan dan kekurangan,” ujar Armuji usai memimpin rapat.
Armuji juga menggarisbawahi bahwa DPC tidak memiliki wewenang untuk menunjuk langsung sosok pengganti. Sesuai aturan main partai, DPC hanya berfungsi sebagai pengusul yang mengirimkan nama melalui DPD Jatim untuk diteruskan ke tingkat pusat.
“Nanti DPP yang menentukan melalui tahapan yang ada, biasanya ada proper test dan seleksi internal,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Surabaya tersebut.
Bukan Berdasarkan Suara Terbanyak
Menanggapi spekulasi publik mengenai kriteria pemilihan, Armuji meluruskan bahwa perolehan suara terbanyak pada Pemilu legislatif lalu bukan menjadi penentu otomatis. Begitu pula dengan masa kepengurusan atau senioritas tertentu.
“Tidak otomatis suara terbanyak. Tidak ada kriteria baku seperti harus sekian tahun. Semua kader fraksi punya peluang yang sama. Kewenangan mutlak ada di DPP,” katanya.
Menunggu Rekomendasi Pusat
Senada dengan Armuji, Sekretaris DPC PDIP Surabaya, Saifuddin Zuhri, menyatakan bahwa syarat utama calon yang diusulkan adalah kader yang saat ini aktif menjabat sebagai anggota DPRD Surabaya. Ia menegaskan seluruh kader siap mengamankan apa pun keputusan yang nantinya diturunkan oleh DPP.
“Semua kader yang sudah menjadi anggota DPRD punya kemungkinan besar untuk diusulkan. Sebagai kader, kita siap menjalankan perintah partai,” tutur Saifuddin.
DPC PDIP Surabaya memastikan berkas usulan 11 nama tersebut akan segera dikirim dalam waktu dekat. Terkait jadwal pelantikan Ketua DPRD yang baru, pihak Surabaya masih menunggu hasil seleksi dan turunnya surat rekomendasi resmi dari pimpinan pusat partai. (*)






