Pedagang Daging di Nganjuk Racuni 7 Sapi, Disembelih Lalu Dibeli Murah

oleh -75 Dilihat
WhatsApp Image 2026 01 12 at 7.39.25 PM
Ilustrasi sapi diracuni (AI)

KabarBaik.co – Seorang warga Loceret, Nganjuk, bernama Supri diamankan warga. Pria 45 tahun itu disebut telah meracuni sapi milik warga.

Tak hanya satu, setidaknya ada tujuh sapi yang telah diracun Supri yang seorang pedagang daging tersebut. Supri saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Polres Nganju.

Sapi terakhir yang diracun Supri adalah sapi yang dipelihara Sukari, warga Dusun Sumbersari, Loceret. Sapi tersebut diracun pada Selasa (6/1) sekitar pukul 13.00 WIB.

“Peristiwanya tanggal 6 Januari 2026, tapi baru dilaporkan Kamis (8/1),” ujar Kasi Humas Polres Nganjuk Iptu Fajar Kurniadi dalam keterangannya, Senin (12/1).

Fajar mengatakan kasus itu bermula saat Sukari sepulang dari sawah langsung memberi minum sapi yang berada di kandang. Tidak lama kemudian sapi tersebut mendadak gemetar, jatuh, dan menunjukkan gejala keracunan.

Sukari yang bingung kemudian memanggil pemilik sapi yakni Nurul Dawiyah Farika. Supri memang bukan pemilik sapi, namun ia hanya bertugas memeliharanya saja.

Karena kondisi sapi semakin memburuk, atas saran tetangga, sapi akhirnya disembelih untuk menghindari kerugian lebih besar.

Pada saat proses penyembelihan, datanglah Supri yang menawarkan untuk membeli sapi tersebut dengan harga Rp 4,5 juta. Nurul akhirnya setuju sapinya dibeli oleh Supri dengan tujuan untuk dijual kembali dagingnya.

“Harga Rp 4,5 juta tersebut jauh lebih rendah dari harga sapi yang sebesar Rp 70 juta,” kata Fajar.

Dari kasus sapi Sukari, warga pun curiga kepada Supri. Karena ada warga yang melihat Supri sempat mondar-mandir di kandang Sukari sebelum sapi itu keracunan.

Bagi Nurul sendiri, sapi itu adalah sapi keempatnya yang keracunan dalam tiga bulan terakhir. Warga menyebut ada tujuh sapi yang mengalami keracunan dan disembelih dan akhirnya yang membeli adalah Supri semua. Tiga warga lain yang sapinya juga keracunan adalah Ikram, Mitoyo, dan Soim.

Pada Kamis tanggal 8 Januari 2026 sekitar pukul 12.00 WIB, perangkat Desa Ngepeh mengamankan Supri di Balai Desa Ngepeh, kemudian menghubungi Polsek Loceret. Selanjutnya petugas Polsek Loceret mendatangi lokasi dan mengamankan Supri untuk dibawa ke Polsek Loceret guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Saat ini perkara tersebut masih dalam status penyelidikan oleh Polsek Loceret, dengan langkah-langkah yang telah dan akan dilakukan antara lain meminta keterangan saksi-saksi, melakukan penyelidikan lanjutan, berkoordinasi dengan Opsnal Satreskrim Polres Nganjuk, serta mendatangi kembali TKP untuk pendalaman perkara. (*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.