Pedagang Pasar Banyuwangi Mulai Boyongan ke Tempat Relokasi

oleh -36 Dilihat
IMG 20240527 WA0012
Pedagang mulai menyiapkan kios di tempat relokasi Pasar Banyuwangi.

KabarBaik.co – Pedagang pasar Banyuwangi mulai menempati pasar relokasi yang berada di Gedung Wanita. Senin (27/5). Mereka sudah mulai menggelar produk-produk dagangannya.

Salah satu pedagang yang menempati lapak relokasi adalah Sri Puryati. Pedagang asal Kelurahan Kepatihan ini sedari kemarin sudah mulai mengisi lapak relokasi.

“Ini mau pulang untuk ambil bahan makanan. Di sini jual nasi tempong dan makanan lain,” kata Sri.

Menurutnya lapak relokasi nyaman bagi dia untuk berdagang. Ia berharap pembeli juga ramai seperti di Pasar Banyuwangi.

“Bersyukur masih diberi tempat. Jadi tidak terlantar. Kalau soal rezeki, itu sudah ada yang mengatur,” ujarnya.

Para pedagang akan berjualan di tempat tersebut kurang lebih setahun hingga Pasar Banyuwangi rampung dibangun.

Pedagang lain, Misnah, juga mengaku siap berjualan mulai hari ini. Misnah ada pedagang aneka minuman yang menempati area relokasi sisi utara Gedung Wanita. Pada Senin siang, Misnah masih mempersiapkan lapaknya. Mayoritas kebutuhan dagangan sudah ia angkut ke tempat relokasi.

“Di tempat berdagang yang lama sudah akan dibongkar. Jadi barang-barang sudah dibawa ke sini semua,” kata warga Kelurahan Kepatihan itu.

Baik Sri maupun Misnah berharap tempat berdagang baru di area relokasi akan ramai didatangi pengunjung. Sehingga mereka tetap dapat mendapat rezeki sembari menunggu pembangunan pasar yang akan dilakukan oleh Kementerian PUPR.

Meski demikian, belum seluruhnya pedagang Pasar Banyuwangi menempati lapaknya masing-masing. Pedagang kios bahkan masih menjalani pengundian tempat dagangan. Proses pengundian dilakukan di kantor Gedung Wanita.

Puluhan pedagang mengantre untuk mengambil nomor undian. Setelah mendapat nomor, mereka mendatangi lapak jatah masing-masing. Tempat lapak kemudian ditandai dengan tulisan cat ataupun spidol.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Banyuwangi MY Bramuda menjelaskan, pemkab menargetkan para pedagang mulai boyongan dan berjualan di tempat relokasi pada Senin ini. Pihaknya memaklumi apabila beberapa pedagang memerlukan waktu tambahan untuk boyongan.

“Ada satu dua yang perlu dukungan teknis seperti penyiapan tempat dan lain-lain. Hari ini juga masih ada pengundian. Jadi masih ada hal-hal teknis yang harus dilakukan untuk optimalisasi relokasi,” kata Bramuda.

Ia menyebut, para pedagang notabene harus mulai bergeser setelah mereka mendapatkan nomor undian. Sebab, para Banyuwangi akan segera dibongkar dalam waktu dekat. Aliran listrik di pasar juga akan diputus untuk persiapan pembangunan.

“Karena ada beberapa teman-teman pedagang yang belum siap, kami beri batas hingga akhir Mei. Jadi akhir Mei harus selesai,” sambungnya.

Sekadar informasi, Pasar Banyuwangi akan dibangun oleh pemerintah pusat dengan anggaran Rp 200 miliar. Pembangunan pasar menjadi satu paket dengan revitalisasi kawasan Inggrisan.

Sebanyak 352 pedagang pasar dan 200-an pedagang kaki lima akan berpindah ke area relokasi hingga revitalisasi rampung. Pemerintah menargetkan pembangunan Pasar Banyuwangi rampung dalam setahun.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.