KabarBaik.co, Surabaya – PT Pelindo Regional 3 mendirikan posko informasi dan layanan bagi korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Posko tersebut disiapkan untuk mendukung proses evakuasi penumpang sekaligus memberikan pelayanan kesehatan, pendampingan, hingga fasilitas lanjutan bagi korban yang tiba di Surabaya.
Regional Head Jawa PT Pelindo Regional 3, Purwanto Wahyu Widodo, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai instansi, mulai dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Basarnas, Jasa Raharja, hingga Rumah Sakit PHC Pelabuhan.
“Posko bersama ini kami dirikan untuk mempermudah dan mempercepat proses identifikasi serta pelayanan kepada penumpang yang dievakuasi dan tiba di Tanjung Perak. Kami juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis,” ujar Purwanto dikonfirmasi KabarBaik.co, Minggu (2/8).
Selain layanan medis, Pelindo juga menyiapkan berbagai fasilitas bagi para korban, seperti tempat beristirahat, ruang ibadah, kamar mandi, hingga pendampingan perjalanan lanjutan.
Bagi penumpang yang kondisi kesehatannya memungkinkan dan ingin melanjutkan perjalanan, Pelindo akan membantu mengatur keberangkatan menggunakan kapal lain. Sementara korban yang memilih kembali ke daerah asal juga akan difasilitasi transportasi menuju terminal bus maupun stasiun kereta api terdekat tanpa dipungut biaya.
“Seluruh layanan tersebut kami berikan secara gratis agar para korban dapat memperoleh bantuan secepat mungkin setelah proses evakuasi,” katanya.
Pelindo juga menyediakan area istirahat sementara di Gedung Serbaguna (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak agar para korban dapat memulihkan kondisi setelah mengalami insiden di tengah pelayaran.
Menurut Purwanto, sedikitnya empat kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian turut membantu proses evakuasi penumpang saat kebakaran terjadi di perairan sekitar Sumenep. Kapal-kapal tersebut selanjutnya diarahkan untuk bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak guna menurunkan penumpang yang berhasil diselamatkan.
“Kami memastikan kapal-kapal yang membawa korban mendapat prioritas sandar sehingga proses penanganan dapat berlangsung cepat. Fokus utama kami adalah keselamatan dan kenyamanan para penumpang karena mereka tentu mengalami trauma akibat musibah ini,” ujarnya.
Pelindo memastikan posko akan tetap beroperasi hingga seluruh proses evakuasi dan penanganan korban dinyatakan selesai oleh otoritas yang berwenang. (*)







