Pembunuh Nenek Nurani Ditangkap, Ternyata Ini Modusnya

oleh -138 Dilihat
Pelaku pembunuhan nenek Nurani.
Pelaku pembunuhan nenek Nurani.

KabarBaik.co, Pasuruan – Pelarian YA, 35, pria yang diduga pelaku pembunuhan nenek Nurani, 79, warga Dusun Talang Lor, Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu (15/7) lalu di dalam rumahnya akhirnya berakhir.

Pelaku ditangkap tim Jatanras Polda Jatim di wilayah Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang beberapa hari yang lalu.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan, penangkapan dilakukan setelah penyidik melakukan penelusuran terhadap lingkungan pergaulan hingga keluarga pelaku.

“Dari rangkaian penyelidikan, petugas akhirnya mendapatkan informasi mengenai keberadaan pelaku. YA kemudian diamankan di wilayah Tuntang, Kabupaten Semarang,” kata Jumhur.

Menurut Jumhur, YA ternyata masih memiliki hubungan keluarga dengan korban, meski keduanya merupakan saudara jauh. Dari pemeriksaan, pelaku mengaku melakukan pembunuhan lantaran membutuhkan uang untuk modal mencari pekerjaan di luar daerah.

“Pelaku mengaku tidak mempunyai uang, dia membutuhkan biaya untuk mencari pekerjaan di kota lain,” ungkapnya.

Jumhur menjelaskan, sebelum beraksi, pelaku terlebih dulu merencanakan perampokan. YA kemudian mendatangi rumah korban dengan berpura-pura sebagai tamu.

Saat mengetahui korban berada seorang diri, pelaku mulai menjalankan aksinya. Korban sempat menyuguhi pelaku kopi sebelum akhirnya diserang.

“Ketika situasi dianggap aman, pelaku menyerang korban. Korban dicekik hingga terjatuh, kemudian dibanting sampai meninggal dunia,” jelas Jumhur.

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, YA mengambil sejumlah barang berharga berupa kalung dan gelang emas milik korban dan dijual dengan nilai sekitar Rp 5 juta.

Dalam penyelidikan, polisi juga memperoleh keterangan saksi yang melihat seorang pria datang ke rumah korban sebanyak dua kali dengan menggunakan sepeda motor Honda PCX berwarna putih.

Polda Jatim selanjutnya masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk memastikan setiap peran dan tindakan pelaku dalam perkara tersebut.

“Untuk memperjelas rangkaian kejadian, penyidik dalam waktu dekat akan melakukan rekonstruksi,” pungkas Jumhur.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.