KabarBaik.co – Aksi pembunuhan wanita yang menggegerkan warga Jalan Ikan Gurami, Kelurahan Tanjungsekar, Lowokwaru, Kota Malang, akhirnya diungkap. Pelaku berinisial MKW, 29, warga asal Pasuruan, ditangkap setelah berupaya kabur dan bersembunyi di dekat tandon air milik warga.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Sabtu (27/12) malam sekitar pukul 22.15 WIB di sebuah rumah kos khusus laki-laki. Korban diketahui berinisial SM, 23, warga Kelurahan Pisangcandi, Sukun, Kota Malang.
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Muhammad Soleh membenarkan penangkapan terduga pelaku. Menurutnya, pelaku diamankan tidak jauh dari lokasi kejadian setelah sempat melarikan diri sambil membawa senjata tajam.
“Pelaku berhasil kami tangkap setelah berupaya kabur. Saat ini masih kami lakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk mengetahui motifnya,” ujar Soleh saat dikonfirmasi, Minggu (28/12).
Hasil identifikasi Tim Inafis Polresta Malang Kota mengungkap identitas korban. Dari pemeriksaan sementara, korban dan pelaku diketahui saling mengenal. Namun, hubungan keduanya masih didalami lebih lanjut oleh penyidik.
“Ada hubungan antara korban dan pelaku. Apakah hubungan asmara atau lainnya, masih dalam pendalaman,” tegas Soleh.
Kronologi kejadian bermula saat warga sekitar mendengar teriakan seorang perempuan meminta pertolongan dari lantai dua bangunan rumah kos. Warga kemudian mendatangi lokasi dan mendobrak pintu kamar kos tersebut.
Saat pintu terbuka, pelaku yang merupakan penghuni kos terlihat berlari turun dari lantai dua sambil membawa senjata tajam. Panik melihat warga berdatangan, pelaku melarikan diri ke gang perumahan di samping kos.
Warga yang naik ke lantai dua mendapati korban dalam kondisi tengkurap dengan luka tusuk di bagian dada dan berlumuran darah. Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Lowokwaru.
Sekitar pukul 23.00 WIB, warga bersama petugas kepolisian melakukan pencarian dan menemukan pelaku bersembunyi di dekat tandon air yang tertutup banner di salah satu rumah warga. Pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Polresta Malang Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi memastikan proses hukum akan dilakukan secara profesional dan transparan, sekaligus mengimbau masyarakat tetap tenang serta segera melapor jika mengetahui informasi terkait tindak kriminal di lingkungan sekitar. (*)






