KabarBaik.co, Malang – Polisi mengungkap identitas sekaligus menangkap pelaku pembunuhan terhadap seorang remaja perempuan yang jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Sungai Jilu, Dusun Luring, Desa Sukopuro, Jabung, Kabupaten Malang.
Korban diketahui berinisial HMZ, 17, warga Desa Ngepung, Patianrowo, Nganjuk. Identitas korban terungkap setelah tim penyidik melakukan tes DNA.
Saat ditemukan, kondisi korban sungguh mengenaskan. Korban ditemukan dalam kondisi telanjang, tangan terikat kawat, dan mulut tersumpal kain yang diduga tali BH. Tubuh korban juga sudah berbau busuk, menggembung, dan kulit mulai mengelupas akibat terendam air selama beberapa hari.
Tak berselang lama dari pengungkapan identitas korban, aparat kepolisian menangkap pelaku berinisial YD. Ia diamankan di sebuah rumah kos di wilayah Kota Malang pada Sabtu (21/2) malam.
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut pelaku ditangkap tanpa perlawanan setelah dilakukan pengejaran intensif oleh tim gabungan.
“Terduga pelaku berhasil kami amankan pada Sabtu malam di tempat persembunyiannya di sebuah rumah kos di wilayah Kota Malang,” ujar Taat, Minggu (22/2).
Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Satreskrim Polres Malang bersama Satresmob Bareskrim Polri dan Subdit Jatanras Polda Jatim. Keberadaan pelaku terdeteksi setelah polisi mengembangkan hasil penyelidikan pasca identitas korban berhasil diungkap.
Menurut Taat, pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras tim yang bergerak cepat sejak jasad korban ditemukan.
“Penangkapan ini hasil kerja keras tim gabungan yang melakukan pengejaran secara intensif sejak identitas korban terungkap,” tegasnya.
Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Malang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami motif pembunuhan serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
“Proses pemeriksaan masih berjalan. Kami akan mengungkap secara terang benderang peran pelaku, motif, serta rangkaian peristiwa yang terjadi,” tambahnya.
Polres Malang memastikan kasus ini akan diusut tuntas secara profesional dan transparan. Polisi berjanji segera merilis detail lengkap perkara setelah proses penyidikan rampung. (*)






