KabarBaik.co – Kegiatan operasi pasar murah yang dilaksanakan Pemkot Batu pekan ini di empat titik dipastikan tepat sasaran. Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai menyatakan, gelaran tersebut bertujuan agar masyarakat yang benar-benar merasakan manfaatnya.
Program operasi pasar yang digelar pemkot melalui Diskoperindag ini dilaksanakan di empat desa. Yakni di Desa Oro-oro Ombo, Sumberjo, Giripurno, dan Pendem. ”Operasi pasar diharapkan menekan angka inflasi. Tentunya ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan,” kata Aries, Sabtu (26/10).
Aries berharap operasi pasar mampu menekan harga di pasar agar bisa sedikit turun. Terlebih mendekati perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang diharapkan harga kebutuhan pokok terjangkau oleh masyarakat.
Kepala Diskoperindag Kota Batu, Aries Setiawan memaparkan, beberapa komoditi yang dijual dalam operasi pasar murah. Yakni, beras SPHP dengan harga Rp 56.500 per 5 kilogram, beras Candi Mulyo Rp 68 ribu per 5 kilogram, minyak goreng premium Rp 16.500 per liter, beras Rp 71.500 ribu per 5 kilogram, beras setra ramos Rp 68.500 per kilogram, dan gula manis Rp 7.300 per kilogram.
“Setiap operasi pasar, Pemkot Batu bersama dengan Bulog Malang,” tegas Aries. Menurutnya, selain melakukan operasi pasar dengan menjual beberapa komoditi, pihaknya bersama tim gabungan juga akan meninjau harga sembako di beberapa pasar dan gudang-gudang sembako. Tujuannya untuk memastikan tidak ada menyimpan sembako.
“Jadi, untuk operasi pasar murah terus kami siapkan jenis sembako yang disiapkan seperti beras, gula dan tepung di setiap desa/kelurahan,” tandasnya. (*)






