KabarBaik.co, Bojonegoro – Ratusan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akan memasuki masa purna tugas pada tahun ini. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), tercatat sebanyak 399 ASN dijadwalkan pensiun sepanjang 2026.
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Aparatur BKPP Bojonegoro, Daniar Surya Adi Permana mengatakan, jumlah ASN yang pensiun pada 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. “Jika dibanding tahun 2025 lalu, tahun ini ada penurunan,” ujarnya, Jumat (20/2).
Daniar menjelaskan, pada 2025 jumlah ASN yang memasuki masa pensiun mencapai 424 orang. Rinciannya terdiri atas 271 tenaga pendidik, 26 tenaga kesehatan, dan 127 tenaga teknis. Sementara pada 2026, jumlah ASN yang akan purna tugas sebanyak 399 orang, dengan rincian 242 tenaga pendidik, 25 tenaga kesehatan, dan 132 tenaga teknis.
Menurutnya, formasi guru masih mendominasi jumlah ASN yang pensiun setiap tahunnya. Kondisi tersebut membuat jumlah guru di Bojonegoro terus berkurang. “Dari data tersebut tentu jumlah guru di Bojonegoro terus berkurang, karena setiap tahun banyak guru yang pensiun,” terangnya.
Secara keseluruhan, jumlah ASN di lingkungan Pemkab Bojonegoro saat ini mencapai 16.392 pegawai. Jumlah tersebut terdiri dari 6.968 pegawai negeri sipil (PNS), 9.376 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), serta 48 PPPK paruh waktu.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berencana mengusulkan formasi ASN baru apabila Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) membuka seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) pada 2026. “Namun hingga saat ini kami masih belum menerima informasi terkait hal tersebut,” pungkas Daniar. (*)







