Pemkab Bojonegoro Pastikan BLT DBHCHT Cair Paling Lambat Pekan Kedua Bulan Ini

oleh -286 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 02 at 13.34.41
Buruh rokok MPS di Bojonegoro. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro memastikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) akan dicairkan paling lambat pekan kedua bulan ini. Total anggaran yang disiapkan untuk bantuan tersebut mencapai sekitar Rp 16,6 miliar.

Kepastian ini disampaikan Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah. Ia menegaskan kepada Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro agar tidak menunda pencairan bantuan. Ia bahkan meminta agar pencairan tidak molor hingga Juni. “Saya minta jangan sampai Juni. Mei ini harus sudah cair,” tegas Nurul, Sabtu (2/5).

Ketua Cabang Federasi Serikat Pekerja (FSP) Rokok, Tembakau, Makanan, dan Minuman (RTMM) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Bojonegoro, Anis Yulianti, menyambut baik kabar tersebut. Ia menyebut, BLT DBHCHT merupakan bantuan yang telah lama dinantikan oleh ribuan buruh rokok di daerah tersebut.

“Selama ini para buruh terus menanyakan kapan bantuan itu dicairkan. Alhamdulillah, sudah disampaikan paling lambat pekan kedua Mei,” ujarnya.

Menurut Anis, pencairan BLT DBHCHT juga menjadi salah satu tuntutan utama dalam peringatan May Day 2026. Ia menegaskan bahwa data penerima bantuan telah lengkap dan siap diproses. “Data yang kami serahkan sudah lengkap. Tinggal diproses pencairannya,” tegasnya.

Pada tahun 2026, alokasi BLT DBHCHT mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 mencapai Rp 33,6 miliar, tahun ini hanya sebesar Rp 16,6 miliar akibat pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) oleh pemerintah pusat.

Jumlah penerima bantuan tahun ini tercatat lebih dari 18 ribu orang, dengan rincian sekitar 15 ribu buruh rokok dan 3 ribu petani tembakau. Masing-masing buruh akan menerima bantuan tunai sebesar Rp 1.800.000.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Bojonegoro, Agus Susetyo Hardiyanto, menjelaskan bahwa proses pencairan saat ini masih berlangsung. Data buruh pabrik rokok dan tembakau dari Disperinaker telah dinyatakan lengkap, namun data buruh tani tembakau masih memerlukan verifikasi lapangan oleh petugas penyuluh.

Selain itu, pihaknya juga tengah melakukan pengecekan terhadap buruh asal Bojonegoro yang bekerja di luar daerah, yang jumlahnya sekitar 400 hingga 500 orang. “Kami mohon bersabar. Proses masih berjalan, dan kemungkinan akhir Mei sudah bisa dicairkan,” ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.