KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember akan melaksanakan program Gerakan Pangan Murah yang akan dimulai pada 30 Agustus 2025. Hal itu menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui berbagai kebijakan inovatif.
“Penyelenggaraan program akan dilakukan secara fleksibel karena bisa mingguan, dua mingguan, atau bulanan—tergantung perkembangan kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Fawait dalam kegiatan rutin bertajuk Pro Gus’e di wisata Puncak Rembangan, Jumat malam (29/8).
Ia juga menyampaikan bahwa pentingnya komunikasi yang terbuka antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam setiap kebijakan.
“Kami berkomitmen untuk terus menyampaikan setiap progres pembangunan dan program yang berjalan di Kabupaten Jember,” jelasnya.
Gerakan Pangan Murah ini, lanjut Bupati, memang dirancang untuk dilaksanakan di seluruh kecamatan yang ada di Jember.
“Tujuannya adalah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok dan menekan inflasi di daerah,” ucap Gus Fawait.
Menurutnya, menjaga kestabilan harga pangan adalah langkah strategis dalam menjamin ketahanan ekonomi masyarakat.
“Kami ingin memastikan harga bahan pokok tetap terjangkau agar inflasi tetap terkendali,” jelasnya.
Ia menambahkan, program ini diharapkan dapat menjamin keterjangkauan pangan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Pemerintah harus hadir untuk memastikan tidak ada warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokoknya. Makanan adalah hak dasar setiap orang,” pungkasnya.
Ia berharap dapat memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama dalam situasi ekonomi yang masih penuh tantangan. (*)