Pemkab Mojokerto Genjot Desa Wisata Lewat Bimtek Marketing, Targetkan PAD Naik

oleh -63 Dilihat
Bimtek Marketing Desa Wisata di Kabupaten Mojokerto.
Bimtek Marketing Desa Wisata di Kabupaten Mojokerto.

KabarBaik.co, Mojokerto – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terus memacu pengembangan sektor pariwisata sebagai upaya mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satunya dilakukan melalui bimbingan teknis (bimtek) marketing yang digelar Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar), Senin (4/5).

Kegiatan yang mengusung materi Branding, Advertising, dan Selling ini dihadiri Wakil Bupati Mojokerto Moch. Rizal Octavian. Bimtek tersebut diikuti para penggerak dan perwakilan desa wisata se-Kabupaten Mojokerto.

Dalam arahannya, Rizal menekankan bahwa desa wisata tidak sekadar menawarkan destinasi, tetapi juga pengalaman yang membekas bagi pengunjung.

“Desa wisata itu menjual rasa, menjual pengalaman, dan menjual kenangan, jadi kita harus mulai belajar, bagaimana caranya agar setelah mereka (pengunjung) datang, mereka pulang dengan membawa cerita yang baik untuk dibagikan ke orang lain,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan dari sisi regulasi hingga infrastruktur. Namun, keberhasilan pengembangan desa wisata tetap bergantung pada peran aktif para pengelola di lapangan.

“Kami di jajaran Pemerintah Kabupaten akan terus berupaya memberikan dukungan, baik dari sisi regulasi maupun infrastruktur penunjang, namun keberhasilan sesungguhnya ada di tangan panjenengan semua (pegiat Desa Wisata) sebagai pengelola di lapangan,” katanya.

Rizal juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antardesa wisata untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang kuat dan berkelanjutan.

“Kolaborasi adalah kunci, jangan berjalan sendiri-sendiri, desa wisata yang satu dengan yang lain harus saling mendukung, bukan malah bersaing yang tidak sehat,” imbaunya.

Senada, Kepala Disbudporapar Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto mengatakan, bimtek ini tidak hanya berfokus pada kemampuan promosi, tetapi juga pada aspek keberlanjutan desa wisata.

“Dalam bimtek ini, kita tidak hanya belajar bagaimana cara memotret yang bagus, bagaimana cara membuat caption yang menarik, tapi juga bagaimana menjaga keberlanjutan dari desa wisata itu sendiri,” jelasnya.

Ia berharap, para pengelola desa wisata tidak hanya piawai dalam memasarkan destinasi, tetapi juga mampu menjaga eksistensi dan pengembangannya dalam jangka panjang.

Sementara itu, usai menghadiri bimtek di Hotel Aston Mojokerto, Wakil Bupati melanjutkan agenda dengan menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Mojokerto di Graha Whicesa. Dalam rapat tersebut, ia mewakili Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa untuk mendengarkan jawaban fraksi DPRD atas pandangan umum terhadap empat rancangan peraturan daerah (raperda).

Adapun empat raperda tersebut meliputi revitalisasi dan aktualisasi Pancasila dan wawasan kebangsaan, penyelenggaraan sistem pemerintahan berbasis elektronik, pengelolaan sumber daya air, serta perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang ketenagakerjaan.(*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.