KabarBaik.co, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo menyiapkan program angkutan sekolah gratis yang ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2026, bertepatan dengan masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
Program ini dihadirkan sebagai layanan transportasi aman, nyaman, dan tanpa biaya bagi pelajar di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Saat ini, Dishub masih mematangkan berbagai persiapan teknis sebelum layanan diluncurkan.
Kepala Dishub Sidoarjo Budi Basuki, mengatakan tahap awal program akan didukung dengan pengadaan lima unit bus sekolah. Armada tersebut disiapkan sebagai langkah awal untuk memastikan layanan dapat berjalan sesuai rencana.
“Saat ini kami masih berproses pada pengadaan armada, rencananya lima unit bus sekolah,” ujarnya, Senin (16/2).
Ia menambahkan, jumlah armada masih dapat bertambah sesuai kebutuhan di lapangan. Dishub juga membuka peluang kerja sama dengan angkutan yang sudah beroperasi guna memperluas jangkauan layanan.
“Kami lihat dan evaluasi, kalau memang dibutuhkan armada tambahan mungkin kami kerja sama dengan angkutan yang sudah ada,” imbuhnya.
Selain menyiapkan armada, Dishub juga tengah melakukan kajian untuk menentukan rute prioritas. Kajian tersebut mencakup aspek kesiapan layanan, standar keselamatan, serta mekanisme operasional agar layanan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Penetapan rute final akan dilakukan setelah seluruh kajian selesai dan dinyatakan matang.
Program angkutan sekolah gratis ini diprioritaskan bagi pelajar jenjang SMP dan SMA. Sementara itu, siswa SD tidak menjadi sasaran utama karena umumnya memiliki jarak sekolah yang relatif dekat dengan tempat tinggal.
Menurut Budi Basuki, program ini diharapkan dapat membantu mobilitas pelajar sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, saat jam berangkat dan pulang sekolah.
“Layanan ini membantu mobilitas pelajar, sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi saat jam berangkat dan pulang sekolah,” tutupnya.(*)







