KabarBaik.co – Pemkot Batu meluncurkan Mall Pelayanan Publik (MPP) Digital tepat di hari jadi Kota Batu ke-23, Kamis (17/10). MPP Digital ini sebelumnya sudah diresmikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Abdullah Azwar Anas pekan lalu di Jakarta.
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai menyampaikan, kegiatan Pemkot Batu menciptakan MPP Digital untuk mempermudah pelayanan terhadap masyarakat. “Ini untuk melayani masyarakat dengan cepat dan ramah, tanpa kesulitan, tanpa ribet,” ujar Aries saat di MPP Digital, Balaikota Among Tani Kota Batu.
Menurut Aries, sistem pelayanan publik di MPP Digital sudah termasuk bidang izin pelayanan dokter. Aries berharap nantinya semua bentuk perizinan bisa dilakukan secara digital. “Supaya mengurangi hal-hal negatif terhadap kebutuhan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Aries menyampaikan, MPP Digital yang menjadi pelayanan satu pintu harus dimaksimalkan oleh semua organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka harus membuka pintu bagi masyarakat dalam memberikan pelayanan terbaiknya. “Karena semua sudah terintegrasi memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Kota Batu,” jelas Aries.
Kepala DPMPTSP Kota Batu, Dyah Lies Tina P. menyatakan, MenPAN RB Abdullah Azwar Anas telah meluncurkan MPP Digital Among Warga Kota Batu bersama-sama 199 daerah di Indonesia pada 8 Oktober 2024 lalu di Jakarta. “Kehadiran MPP ini menjadi inovasi Pemkot Batu agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat,” ungkapnya.
Menurut Dyah, Kota Batu sudah menerapkan MPP Digital dengan memperoleh nilai kelengkapan SISDMK (Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan) 63,87, Update SISDMK 60,5 dan IKD (Identitas Kependudukan Digital) 6,41. pada hasil penilaian kesiapan pemanfaatan MPP Digital melalui zoom meeting.
“MPP Digital Among Warga memiliki 8 layanan administrasi kependudukan, dan 28 layanan izin tenaga kesehatan, dan 92 layanan bidang kesehatan,” pungkasnya. (*)