KabarBaik.co, Blitar – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mengimbau aparatur sipil negara (ASN) untuk mulai melakukan penghematan bahan bakar minyak (BBM). Imbauan tersebut sebagai tindak lanjut kebijakan efisiensi yang digalakkan pemerintah pusat.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin mengatakan, salah satu upaya yang didorong pemerintah adalah penggunaan moda transportasi yang lebih hemat energi. “Kami menghimbau ASN untuk ke kantor menggunakan kendaraan non-BBM, seperti sepeda atau motor listrik,” ujarnya, Rabu (1/4).
Selain itu, pemerintah pusat juga mewacanakan penerapan work from home (WFH) sebagai bagian dari efisiensi. Namun, hingga saat ini Pemkot Blitar masih menunggu petunjuk teknis lebih lanjut sebelum menerapkannya. “Untuk WFH, kami masih melihat arahan dari pemerintah pusat maupun provinsi,” jelasnya.
Ia menegaskan, langkah efisiensi tidak hanya dilakukan melalui pola kerja, tetapi juga dengan menekan penggunaan fasilitas operasional pemerintah, termasuk kendaraan dinas. “Penggunaan operasional kita minimalkan, termasuk patwal yang hanya digunakan untuk kebutuhan tertentu,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen, Wali Kota juga berencana memberikan contoh langsung dalam penghematan energi, salah satunya dengan menggunakan sepeda untuk aktivitas kerja. “Kita sebagai pimpinan harus memberi contoh agar ASN bisa ikut menerapkan,” tambahnya.
Menurut Syauqul, Pemkot Blitar akan menunggu kebijakan dari pemerintah pusat mengenai wacana WFH tersebut. “Kita di daerah tungu arahan dari pusat,” pungkasnya. (*)







