KabarBaik.co – Pendidikan dan pelatihan (diklat) menjadi komponen penting dalam meningkatkan kemampuan aparatur sipil negara (ASN). Termasuk di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas ASN merupakan suatu keharusan.
Menurut Erik, melalui diklat, ASN dapat mengasah pengetahuan dan keterampilan teknis yang sesuai. Sekaligus dapat diterapkan dalam pelayanan dan pekerjaan mereka. “Meningkatkan kompetensi bukanlah suatu keistimewaan, tetapi merupakan keharusan untuk menghadapi tantangan perkembangan zaman,” tegas Erik, Kamis (24/7).
Erik menilai diklat dan berbagai pelatihan bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi, sikap, dan komunikasi sebagai pelayan masyarakat. Tantangan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta media saat ini, membuat ASN harus siap menerima masukan, kritik, dan saran dari hampir semua platform.
“Sesuaikan diklat yang diikuti agar kita siap menghadapi tantangan. Dengan demikian, rekan-rekan bisa menyelesaikan tugas sehari-hari dengan bekal yang memadai,” tutur Erik.
Erik juga mengingatkan agar para ASN menganalisis dampak, perbaikan, serta peningkatan kinerja setelah mengikuti diklat. “Hasil evaluasi dari diklat akan menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan pengembangan kompetensi ASN. Pentingnya umpan balik antara pelatihan, evaluasi, dan perbaikan sistem,” jelas Erik.
Erik menyebut diklat tidak sekadar formalitas. Tanggung jawab ASN adalah menjadi lebih profesional, lebih berintegritas, dan lebih adaptif terhadap perubahan. ”Pelatihan yang tidak diikuti dengan tindakan tidak akan berpengaruh,” tandasnya. (*)







