Pemkot Mataram Kebut Pembangunan TPU Selaparang, Terluas di NTB

oleh -155 Dilihat
TPU Selaparang seluas 1,5 hektare menjadi pemakaman terbesar di NTB. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Mataram – Proses pembangunan Taman Pemakaman Umum (TPU) baru di Kecamatan Selaparang seluas 1,5 hektare terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram. Area TPU ini bakal menjadi kompleks pemakaman terluas di Nusa Tenggara Barat (NTB)z

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram Muhammad Nazaruddin Fikri mengatakan pengerjaan fisik area makam dan parkir sudah mencapai 80 persen.

Pembangunan Komplek Pemakaman ini diperlukan mengingat TPU Karang Medain yang kini tidak lagi mampu menampung pemakaman warga kota yang meninggal.
Progress pembangunan proyek makam ini telah mendekati 100 persen.

​”Kita sudah mencapai 80 persen pembangunan makam dan fasilitas parkirnya,” sebut Fikri, Jumat (6/2).

​Fikri menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu koreksi dan jadwal peresmian dari Wali Kota Mataram. Setelah Wali Kota meresmikan proyek TPU, maka masyarakat bisa segera memanfaatkannya.

Pemkot Mataram sepenuhnya menggunakan APBD murni untuk mendanai seluruh tahapan, mulai dari pembelian tanah hingga penataan kawasan.

Fikri menyebut pihaknya mengalokasikan dana sekitar Rp 700 juta untuk urusan tata letak makam, di luar biaya pengadaan lahan yang dibagi dalam tiga tahap.

Terkait tata cara penggunaan lahan pemakaman, saat ini pemerintah tengah menyusun Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Wali Kota (Perwal) yang akan akan mengatur mekanisme penggunaan, tata tertib, hingga kriteria warga yang memiliki hak menggunakan lahan tersebut.

​”Nanti seperti apa teknisnya akan diatur melalui Perwal, termasuk siapa saja yang boleh menggunakan,” tegas Fikri.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.