KabarBaik.co, Pasuruan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan menggelar pasar murah jelang bulan suci Ramadan sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Kegiatan yang berlangsung di Taman Kota Pasuruan itu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Dalam pasar murah ini, Pemkot Pasuruan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Beras yang disediakan sebanyak 755 sak dijual dengan harga Rp 50.000 per kemasan 5 kilogram, lebih murah dibandingkan harga normal yang mencapai Rp 74.500 per 5 kilogram.
Selain itu, gula pasir dijual seharga Rp 13.000 per kilogram dari harga biasanya Rp 17.500 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan 1 liter dijual seharga Rp 15.000, lebih murah dari harga normal.
Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, yang didampingi Wakil Wali Kota Pasuruan, M. Nawawi, meninjau langsung pelaksanaan pasar murah tersebut. Keduanya tampak menyapa dan berdialog dengan warga yang sedang mengantre serta berinteraksi dengan para pedagang di setiap stan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota juga membeli berbagai jajanan dan hasil KRPL seperti sayuran, telur, susu, serta aneka snack dari sejumlah stan. Barang-barang tersebut kemudian dibagikan langsung kepada warga sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah kepada masyarakat.
Mas Adi menyampaikan bahwa pelaksanaan pasar murah merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan. Ia menegaskan bahwa stok kebutuhan pokok di Kota Pasuruan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Ini untuk membantu masyarakat terkait dengan kebutuhan pokok. Yang dijual hari ini ada beras, minyak, gula, dan juga hasil pertanian seperti telur serta sayuran dari hasil KRPL kita. Ini untuk mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok atau inflasi menjelang bulan Ramadhan,” ujar Mas Adi.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pasuruan akan terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan distribusi bahan pokok agar tidak terjadi lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat, khususnya menjelang dan selama bulan Ramadhan.
“Pesan kami kepada masyarakat, jangan panic buying menjelang bulan suci Ramadhan. Insyaallah pemerintah menyediakan kebutuhan pokok dan kami pastikan kondisi di pasar masih aman,” tegasnya.
Melalui kegiatan pasar murah ini, Pemkot Pasuruan berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari serta daya beli masyarakat tetap terjaga.
Sementara itu, salah satu warga Kota Pasuruan, Qomariyah, warga Kecamatan Gadingrejo, mengaku senang dengan adanya pasar murah tersebut.
“Saya merasa senang, Mbak. Beras sekarang mahal, tapi di sini beras hanya Rp 50.000 per 5 kilogram, jadi sekitar Rp 10.000 per kilogram. Gula juga Rp 13.000 per kilogram. Harapan saya kegiatan seperti ini bisa ada lagi,” ujarnya. (*)








