Pemprov Jatim Berangkatkan 9.230 Warga ke Kampung Halaman Lewat Mudik Gratis

oleh -5 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 19 at 12.45.42 PM
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melepas para pemudik gratis di depan kantor Dishub Jatim (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya – Ribuan warga memadati kawasan frontage Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur, Kamis (19/3). Antusiasme luar biasa ini terlihat saat mereka bersiap mengikuti keberangkatan program Mudik Gratis yang diselenggarakan oleh Pemprov Jatim.

Sejak pagi buta, para pemudik dengan berbagai tujuan di wilayah Jawa Timur telah berkumpul membawa perlengkapan pulang kampung. Program ini menjadi solusi bagi masyarakat untuk pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang hadir langsung untuk melepas rombongan menyampaikan bahwa program ini merupakan upaya rutin pemerintah untuk membantu meringankan beban masyarakat serta menekan angka penggunaan sepeda motor di jalan raya saat musim mudik.

“Kami melihat antusiasme yang sangat besar tahun ini. Mudik gratis ini bukan sekadar transportasi, tapi upaya kita bersama untuk menjamin keamanan dan keselamatan warga agar bisa bertemu keluarga di hari yang fitri,” ujar Khofifah di sela-sela pemberangkatan bus.

Gubernur Khofifah mengatakan program mudik gratis tahun ini menjangkau total 9.230 pemudik dengan berbagai moda transportasi, mulai dari bus, kapal laut, hingga angkutan sepeda motor.

“Total keseluruhan mencapai 9.230 orang, terdiri dari pemberangkatan dari Jakarta, dalam provinsi, hingga melalui jalur laut,” ujarnya.

Secara rinci, sebanyak 2.230 pemudik telah lebih dulu diberangkatkan dari Jakarta menuju Surabaya menggunakan 58 unit bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) pada 18 Maret 2026.

Sementara itu, 4.000 pemudik diberangkatkan dari Surabaya ke 20 kabupaten/kota di Jawa Timur menggunakan 100 unit bus Antarkota Dalam Provinsi (AKDP), dengan kapasitas rata-rata 40 penumpang per bus.

Selain itu, Pemprov Jatim juga melayani mudik melalui jalur laut dengan total 3.000 penumpang untuk rute Jangkar menuju Pulau Raas dan Sapudi yang telah diberangkatkan sejak 15 Maret 2026.

Secara keseluruhan, program ini didukung 158 unit bus non-ekonomi yang melayani berbagai rute, baik dari luar provinsi maupun dalam wilayah Jatim.

Khofifah menegaskan program mudik gratis ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat dari sisi biaya transportasi, tetapi juga menjadi upaya menekan kepadatan lalu lintas dan angka kecelakaan selama arus mudik Lebaran.

Menurutnya, peralihan pemudik dari kendaraan roda dua ke moda transportasi umum seperti bus menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan keselamatan perjalanan.

“Dua indikator utama program ini adalah keselamatan dan ekonomi. Kita ingin menekan angka kecelakaan sekaligus meringankan beban masyarakat,” katanya.

Salah satu pemudik, Budi Ilham pun mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis ini. Dia memanfaatkannya untuk bisa pulang ke kampung halamannya, di Ngawi. Bersama istri dan kedua anaknya.

“Ya mumpung ada programnya, saya daftar. Alhamdulillah kebagian kuota. Rencana mudik dari Surabaya ke Ngawi. Semoga semuanya lancar lebaran tahun ini,” ungkapnya.

Gubernur Khofifah juga memastikan bahwa seluruh armada bus yang digunakan telah melalui uji kelaikan jalan (ramp check) serta didampingi oleh pengemudi yang sehat dan profesional. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.