KabarBaik.co, Sidoarjo -Pemprov jatim resmi menggelontorkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp 3.016.350.000 bagi warga Sidoarjo menjelang bulan suci Ramadan. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (18/2), sebagai upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sebelum memasuki bulan puasa.
Penyaluran bansos ini dihadiri Kepala Dinas Sosial Jatim Restu Novi Widiani, perwakilan Komisi E DPRD Jawa Timur Benjamin Kristianto dan Sriatun, serta jajaran Forkopimda Sidoarjo. Momentum ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan masyarakat kurang mampu mendapatkan dukungan menjelang Ramadan.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa Sidoarjo merupakan titik kedua penyaluran bansos dari total 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Ia menegaskan, percepatan penyaluran ini penting agar masyarakat memiliki kesiapan ekonomi yang lebih baik menjelang Ramadan.
“Penyaluran bansos ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah provinsi dalam memperkuat bantalan sosial ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Khofifah juga menambahkan bahwa bansos ini menyasar kelompok masyarakat rentan, seperti lansia, penyandang disabilitas, serta perempuan kepala keluarga melalui program KIP Jawara. Menurutnya, bantuan ini tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kita berharap sebelum 1 Maret seluruh bantuan sudah selesai tersalurkan, sehingga masyarakat penerima manfaat bisa merasakan langsung dukungan pemerintah dan memiliki penguatan ekonomi keluarga,” tambahnya.
Berdasarkan data, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menyalurkan Rp 1.858.950.000 melalui berbagai program, di antaranya PKH Plus untuk 533 keluarga, bantuan ASPD bagi penyandang disabilitas, KIP Putri Jawara, KIP PPKS Jawara, bantuan permakanan lansia, serta tali asih bagi pilar sosial seperti pendamping PKH Plus, TKSK, dan TAGANA.
Sementara itu, dukungan pemberdayaan ekonomi juga diberikan melalui zakat produktif dari BUMD sebesar Rp 25 juta kepada 50 pelaku usaha ultra mikro. Selain itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur turut mengalokasikan Rp1.132.400.000 untuk penguatan desa melalui bantuan bagi BUMDesa, Desa Berdaya, dan Desa Jatim Puspa.
Melalui penyaluran bansos ini, Pemprov Jatim berharap masyarakat Sidoarjo dapat menjalani Ramadan dengan lebih tenang dan terbantu secara ekonomi, sekaligus memperkuat kemandirian dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. (*)






