KabarBaik.co, Mataram – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai memetakan potensi dan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) melalui Program Profiling ASN (Pro ASN) 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat penerapan manajemen talenta ASN. Pemetaan dilakukan untuk memastikan pengembangan dan penempatan ASN sesuai kompetensi, potensi, serta kebutuhan organisasi.
Pelaksanaan Pro ASN 2026 berlangsung di UPSCPKP ASN BKN Mataram, Jumat (28/8). Kegiatan dibuka Kepala UPSCPKP ASN BKN Mataram Waisul Qorni bersama Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB Tri Budiprayitno. Profiling ASN tersebut mengacu pada Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 6 Tahun 2026 tentang Profiling Aparatur Sipil Negara dalam rangka percepatan penerapan manajemen talenta instansi pemerintah.
Melalui profiling, Pemprov NTB akan memperoleh gambaran mengenai potensi, kompetensi, karakteristik, dan profil ASN secara lebih objektif dan terukur. Data tersebut nantinya dapat menjadi salah satu dasar dalam pengembangan kompetensi, perencanaan karier, penempatan pegawai hingga pengisian jabatan berdasarkan prinsip sistem merit.
Pemprov NTB menilai pemetaan berbasis data penting agar pengembangan karier dan penempatan ASN tidak hanya mempertimbangkan aspek administratif, tetapi juga kapasitas dan potensi masing-masing aparatur. “Melalui pemetaan yang objektif, kita ingin memastikan setiap ASN memiliki ruang untuk berkembang dan dapat memberikan kontribusi terbaik sesuai kompetensi serta kebutuhan organisasi,” demikian semangat yang dibangun Pemprov NTB dalam penerapan manajemen talenta.
Hasil Pro ASN juga diharapkan dapat menghasilkan peta talenta ASN yang lebih akurat. Peta tersebut dapat digunakan untuk memperkuat pengembangan kompetensi, mobilitas dan penempatan pegawai, sekaligus menyiapkan kader kepemimpinan birokrasi di masa mendatang.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemprov NTB memperkuat kualitas birokrasi agar lebih profesional dan adaptif terhadap perubahan serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pro ASN 2026 diarahkan untuk membangun fondasi birokrasi yang lebih berbasis merit dan data, melalui pemetaan talenta, pengembangan kapasitas, serta penempatan aparatur sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi untuk mendukung terwujudnya NTB Makmur Mendunia. (*)






