KabarBaik.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya dalam penanganan bencana dengan menyiapkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 16 miliar. Anggaran tersebut disiapkan untuk memastikan penanganan cepat dan optimal terhadap dampak bencana yang terjadi di berbagai wilayah di NTB.
Penegasan itu di sampaikan Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Provinsi NTB Lalu Moh. Faozal saat menjadi pemimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional mewakili gubernur NTB yang dilaksanakan di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, pada Senin (19/1).
Dalam kesempatan tersebut, Plh. Sekda NTB menyoroti bencana banjir yang terjadi di NTB dalam beberapa waktu terakhir. Ia menyampaikan bahwa Pemprov NTB telah menyiapkan anggaran BTT sebesar Rp 16 miliar untuk penanganan dampak bencana banjir dan angin puting beliung yang melanda lima kabupaten/kota, yakni Kabupaten Bima, Dompu, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Lombok Timur.
“Ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam memberikan standar pelayanan terbaik dalam penanggulangan bencana serta memastikan kehadiran pemerintah di setiap kondisi darurat yang terjadi di wilayah NTB,” tegasnya.
Dalam amanatnya, Faozal juga menyampaikan sejumlah catatan penting yang perlu menjadi perhatian seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB. Salah satunya terkait dengan pemberlakuan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang mulai efektif pada 1 Januari 2026.
Ia mengimbau kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN), khususnya yang berada pada organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengalami penyesuaian SOTK, agar segera beradaptasi dengan lingkungan dan tugas kerja yang baru sebagai bagian dari proses organisasi pemerintahan.
Ditugaskan Sekda, bahwa masih terdapat beberapa OPD yang fasilitas penunjangnya belum sepenuhnya lengkap. Pemerintah Provinsi NTB terus berupaya melengkapi sarana dan prasarana tersebut agar seluruh OPD dapat memberikan pelayanan publik secara optimal.
Upacara Hari Kesadaran Nasional tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan tabungan masa tua kepada sejumlah ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB yang telah memasuki masa purna tugas. Penyerahan ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah atas pengabdian dan dedikasi para ASN selama menjalankan tugas sebagai abdi negara.(*)









