KabarBaik.co – Prestasi membanggakan ditorehkan pemuda asal Jombang. Dasega Arya Eka Cipta, 25, sukses mengharumkan nama daerah setelah dinobatkan sebagai Pemenang Duta Nusantara 2025 dalam ajang nasional yang digelar di Surabaya.
Pemuda asal Dusun Kebondalem, Desa Kademangan, Mojoagung itu dipercaya mewakili Provinsi Jawa Timur dan berhasil tampil gemilang di antara para finalis dari berbagai daerah di Indonesia.
Ajang Duta Nusantara 2025 diawali dengan masa karantina selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Desember 2025, sebelum ditutup dengan Grand Final pada 14 Desember 2025 yang berlangsung di Hotel Wyndham Surabaya.
Selama rangkaian kegiatan, peserta diuji melalui berbagai aspek penilaian, mulai dari wawasan kebangsaan, kepribadian, kepemimpinan, hingga kemampuan mempresentasikan program advokasi.
Dalam kompetisi tersebut, Dasega mengusung program advokasi bertajuk NGUBADA (Ngleluri Budaya Sareng Dasega). Program ini berfokus pada pelestarian budaya Nusantara yang dikolaborasikan dengan pengembangan sektor strategis, seperti pariwisata, kuliner khas daerah, UMKM, serta wastra Nusantara sebagai identitas bangsa.
Melalui NGUBADA, Dasega ingin mengajak generasi muda untuk lebih mencintai budaya Indonesia dengan pendekatan yang relevan, kreatif, dan berkelanjutan. Tak hanya soal budaya, program ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
“Budaya bukan hanya warisan, tapi juga potensi. Jika dikemas dengan baik, budaya bisa menjadi kekuatan ekonomi dan identitas bangsa,” kata Dasega.
Keberhasilan Dasega menjadi bukti bahwa pemuda daerah mampu bersaing di tingkat nasional dengan membawa gagasan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Prestasi ini pun diharapkan dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk berani bermimpi dan berprestasi.
Dalam pesannya, Dasega memberikan motivasi kepada generasi muda agar tidak takut mengejar cita-cita.
“Bermimpi lah setinggi mungkin, bermimpi yang besar. Karena yang akan mengabulkannya adalah Allah. Sampai Allah bilang iya, ini sekarang giliran kamu, waktunya,” ujarnya, kamis (25/12).
Ke depan, Dasega berharap gelar yang diraihnya tidak berhenti sebagai pencapaian personal. Ia berkomitmen untuk terus mengembangkan program NGUBADA dan berkolaborasi dengan berbagai pihak demi memperkuat pelestarian budaya serta pemberdayaan potensi lokal, baik di Jawa Timur maupun daerah lain di Indonesia.
“Gelar ini saya persembahkan untuk masyarakat Jombang dan Jawa Timur. Semoga apa yang saya lakukan melalui NGUBADA bisa memberi manfaat nyata, khususnya bagi generasi muda agar semakin bangga dengan budaya bangsanya sendiri,” pungkasnya. (*)






