KabarBaik.co – PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda resmi menegaskan arah baru perusahaan pada awal tahun 2026. Dari yang semula fokus sebagai penyedia layanan pemotongan hewan, RPH Surabaya kini bertransformasi menjadi bagian integral dari industri ketahanan pangan nasional.
Visi strategis ini disampaikan oleh Direktur Administrasi dan Keuangan RPH Surabaya Rudy Hardianto saat memimpin apel pagi karyawan pada Senin (19/1). Rudy menekankan bahwa perubahan ini merupakan pergeseran model bisnis yang lebih berorientasi pada nilai tambah dan inovasi.
“Arah kita sekarang bukan hanya pelayanan. Kita masuk ke industri ketahanan pangan. Masih banyak potensi yang bisa kita gali dan kembangkan,” tegas Rudy di hadapan seluruh jajaran pegawai.
Dilirik Investor Berkat Digitalisasi
Transformasi ini mulai membuahkan hasil nyata dengan meningkatnya minat investor. Rudy mengungkapkan bahwa eksposur informasi melalui media sosial dan kanal digital resmi telah membuka mata para pemangku kepentingan terhadap potensi bisnis RPH.
“Sekarang RPH sudah mulai dilirik oleh investor. Karena sering melihat informasi tentang RPH, mereka jadi tahu bisnis apa yang bisa dikembangkan di sini,” jelasnya.
Saat ini, manajemen bahkan telah mencapai kesepakatan awal dengan sejumlah investor untuk pengembangan sektor niaga dan produk turunan daging yang higienis serta berstandar tinggi.
Ajakan Kolaborasi Karyawan
Menghadapi tantangan di tahun 2026, Rudy juga mengajak seluruh pegawai untuk menjadi ‘ambassador’ bagi perusahaan. Ia meminta karyawan aktif membagikan konten positif mengenai aktivitas RPH di media sosial pribadi guna memperkuat citra publik.
“Apa yang diposting tim media itu adalah gambaran perusahaan kita. Kalau kita bangga dengan RPH, mari kita dukung bersama,” imbuhnya.
Dengan memperkuat profesionalisme dan kolaborasi internal, RPH Surabaya optimistis dapat menutup tahun 2026 sebagai pilar industri pangan yang berdaya saing, inovatif, dan berkelanjutan bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya. (*)







