KabarBaik.co, Banyuwangi – Proses pengangkatan Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali oleh PT Buto berjalan 18 hari. Hingga kini proses pengerjaan sudah hampir rampung. Hampir seluruh bagian kapal berhasil diangkat dan dibawa ke darat dengan kapal tongkang bercakar Pionir 88.
Perwakilan PT Buto, Jonathan Chandra, mengatakan, proses pengerjaan sudah berjalan 80 persen. Hampir seluruh bagian kapal berhasil diangkat.
“Seluruh bagian kapal berhasil diangkat. Sisa 20 persen, bagian depan kapal. Itu sepotong besar, tapi kemungkinan sehari pengerjaan selesai,” kata Jonathan.
Selain body kapal, sejumlah kendaraan yang diangkat. Kendaraan itu merupakan muatan KMP Tunu Pratama Jaya.
“Total ada 14 Truk, 2 mobil kecil dan 4 sepeda motor yang berhasil diangkat,” ujarnya.
Jonathan mengatakan 80 persen bagian yang terangkat dibawa ke Dermaga Boom. Muatan diturunkan dari Pionir 88 lalu akan dipotong-potong sebelum diangkut truk ke pabrik peleburan di Surabaya.
Selama proses bongkar muat diprediksi akan berlangsung selama 2-3 hari. Selama bongkar berlangsung aktivitas pengangkatan bangkai di laut sementara akan dihentikan.
“Tanggal 15 Februari atau paling lambat tanggal 17 perkiraan pengangkatan akan dimulai lagi,” tandasnya.
Jonathan menyebut target pengerjaan sebenarnya 20 hari, namun karena kondisi arus selat Bali pengerjaan diperkirakan molor sehari hingga dua hari.








