Penipuan Sewa Vila Marak Terjadi, Ini Saran Ketua IHSA Kota Batu untuk Wisatawan

oleh -211 Dilihat
WhatsApp Image 2025 07 11 at 15.01.00
Ketua Indonesian Homestay Association (IHSA) Kota Batu, Natalina. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Penipuan berkedok sewa vila fiktif di Kota Batu kembali marak terjadi. Modusnya dilakukan melalui media sosial dengan menyasar wisatawan dari luar daerah. Ironisnya tak hanya wisatawan biasa yang menjadi korban, bahkan seorang selebgram turut terjebak dalam kasus serupa.

Ketua Indonesian Homestay Association (IHSA) Kota Batu, Natalina, membenarkan adanya laporan penipuan sewa vila yang ia terima dalam beberapa waktu terakhir. Meski vila tidak berada di bawah naungan IHSA, ia tetap menjadi tempat pengaduan wisatawan yang merasa dirugikan.

“Sebenarnya vila tidak masuk dalam IHSA, tapi tetap ketika ada persoalan yang menyangkut vila lapornya ke saya. Saat Lebaran itu beberapa customer komplain ke saya soal vila bodong,” kata Natalina saat ditemui di Homestay Bata Merah, Kota Batu, Jumat (11/7).

Ia menyebut, bahwa salah satu kasus terjadi pada rombongan keluarga asal Palembang. Mereka mencari vila untuk menginap selama liburan di Batu melalui media sosial, dan tergiur dengan penawaran vila mewah berharga murah dari akun makelar fiktif di Instagram.

“Mereka ditipu makelar bodong dan sudah bayar lunas Rp 8 juta. Bahkan hampir ditagih lagi tambahan uang. Untungnya mereka sadar, dan akhirnya menghubungi saya untuk mengadu,” ujar Natalina.

Natalina menjelaskan, kasus seperti ini bukan kali pertama terjadi. Bahkan beberapa korban sebelumnya diketahui merupakan selebgram yang memiliki banyak pengikut di media sosial.

“Modusnya mirip: buat akun medsos dengan tampilan vila menarik, harga miring, dan komunikasi sangat intens. Kadang juga ditawari layanan transportasi sebelum akhirnya diminta pelunasan penuh sebelum hari H,” jelasnya.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Natalina mengurai sejumlah tips kepada masyarakat yang ingin menyewa vila selama berlibur di Kota Batu. Di antaranya, jangan mudah tergiur vila bagus dengan harga terlalu murah, lakukan verifikasi akun dan identitas pemilik vila, dan sebisa mungkin survei langsung lokasi vila atau gunakan platform resmi.

Natalina menegaskan fenomena penipuan sewa vila menjadi peringatan serius bagi wisatawan agar lebih berhati-hati saat merencanakan liburan, terutama yang bergantung pada media sosial dalam mencari akomodasi.

“Saran saya, pilih agen terpercaya atau gunakan aplikasi resmi. Jangan asal percaya akun Instagram tanpa identitas jelas,” tegas Natalina. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.