Penyesalan Pembacok 2 Warga di Panceng Gresik: Rumah Dibakar Massa, Lebaran di Penjara

oleh -421 Dilihat
8cdee530 5301 4b1a 9e61 d4fd21d222e0
Tersangka S digiring ke Rutan Polres Gresik. (Foto: Andika DP)

KabarBaik.co, Gresik – Emosi sesaat kini menyisakan penyesalan mendalam bagi S, 45, asal Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran, Lamongan. Ia harus menerima pil pahit atas ulah bengisnya membacok dua warga di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Gresik, Jumat (27/2) dini hari.

S telah ditetapkan sebagai tersangka atas tragedi berdarah patrol sahur tersebut. Tersangka juga harus menerima nasib rumah keluarganya di Tlogosadang dibakar massa. Selain itu, ia dipastikan merayakan Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di balik jeruji besi penjara.

Baca Juga: Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Pelaku Pembacokan di Panceng Gresik

Untuk diketahui, pembacokan terjadi saat S membawa sebilah parang dan menyabetkannya kepada dua warga Campurejo yakni M. Ruhul Madani, 25, dan Wahyu Agung Pratama, 24.

Akibat kejadian tersebut, Ruhul mengalami luka ringan di bagian leher. Sedangkan Wahyu menderita luka di lengan dan perut hingga harus dilarikan ke RSUD Ibnu Sina.

Kini, S hanya bisa menyesal. Namun, penyesalan tinggalah penyesalan. Pria yang lama bekerja di Malaysia itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Penyesalan itu ia sampaikan usai menjalani pemeriksaan di Ruang Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik, Sabtu (28/2). S hanya tertunduk lesu saat dikeler ke Rutan Polres Gresik.

“Saya tersulut emosi dan khilaf,” aku S saat dicecar pertanyaan oleh awak media.

Baca Juga: Tersangka Pembacokan Ditahan, Polres Gresik Imbau Warga Tidak Terprovokasi Pasca-Tawuran 2 Desa di Panceng

S mengaku mendapatkan senjata tajam (sajam) tersebut dibeli dari online shop. “Saya menyesal,” katanya singkat.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengatakan, berdasarkan rekaman video serta hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tersangka pembacokan berjumlah satu orang.

“Satu tersangka kami amankan kurang dari 24 jam. Tersangka ditangkap di rumah keluarganya di Paciran, Lamongan,” ujar Arya.

Terkait pembakaran rumah milik keluarga tersangka di Paciran, Polres Gresik telah berkoordinasi dengan Polres Lamongan guna mengantisipasi potensi konflik lanjutan.

Sementara itu, Forkopimcam Panceng bersama pihak Desa Campurejo dan Banyutengah sudah melakukan komunikasi. Kedua belah pihak sepakat untuk meredam situasi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian.

Seperti diberitakan, tragedi berdarah saat patrol sahur menggegerkan warga Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jumat (27/2) dini hari. Dua orang dilaporkan terkena bacok saat terjadi tawuran antardesa.

Baca Juga: Tragedi Berdarah Patrol Sahur di Gresik: Tawuran, 2 Orang Kena Bacok

Bentrok tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di Desa Campurejo, tepatnya di depan sebuah tempat billiard dan kafe. Melibatkan kelompok pemuda dari Desa Campurejo dan Desa Banyutengah.

Mulanya, rombongan pemuda Campurejo melakukan kegiatan patrol sahur. Lalu berpapasan dengan pemuda dari Desa Banyutengah.

Saat bertemu, kedua kelompok saling lempar bom air. Situasi semakin memanas setelah terjadi adu mulut di antara kedua kelompok.

Akhirnya, pemuda Desa Campurejo mundur dan meninggalkan lokasi. Namun, tak terima kalah cekcok mulut, kelompok pemuda Desa Banyutengah mendatangi rombongan Desa Campurejo.

Singkat cerita terjadilah tawuran. Salah satu pemuda kedapatan mengeluarkan senjata tajam dan membacok dua pemuda Desa Campurejo.

Akibat kejadian itu, dua pemuda Desa Campurejo bernama Moh. Ruhul Madani, 25, dan Wahyu Agung Pratama, 24, mengalami luka bacok.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.