Perang Kartel vs Pemerintah Meksiko, Gembong Narkoba El Mencho Tewas

oleh -75 Dilihat
Seorang polisi berjaga di dekat mobil yang terbakar di sebuah jalan di Guadalajara, ibu kota negara bagian Jalisco, Meksiko (Xinhua/Diana Marquez)

KabarBaik.co, Meksiko – Pasukan Khusus Angkatan Darat Meksiko menewaskan tujuh anggota Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), termasuk pemimpinnya Nemesio Oseguera Cervantes alias ‘El Mencho’ dalam operasi militer di Jalisco pada Minggu (22/2).

Kementerian Pertahanan menyebutkan operasi itu dilakukan di Tapalpa, basis CJNG, dengan dukungan Garda Nasional, intelijen nasional, Kejaksaan Agung, serta pesawat Angkatan Udara untuk menangkap El Mencho.

Menurut kementerian tersebut, personel militer diserang dan membalas untuk mempertahankan diri. Empat anggota CJNG tewas di lokasi, tiga lainnya meninggal saat evakuasi udara ke Mexico City.

Salah satu yang tewas adalah Ruben ‘N’ alias Mencho, tetapi identitasnya masih menunggu konfirmasi forensik.

Dua anggota kartel ditangkap, sementara senjata dan kendaraan lapis baja, termasuk peluncur roket anti-pesawat, disita. Tiga anggota pasukan khusus terluka.

Operasi dilakukan berdasarkan informasi dari otoritas AS dalam kerangka kerja sama bilateral.

AS dan Meksiko sebelumnya menawarkan hadiah masing-masing 15 juta dolar AS dan 300 juta peso, totalnya sekitar Rp 493,5 miliar untuk informasi yang mengarah pada penangkapan Oseguera.

Oseguera, mantan polisi, memimpin CJNG sejak awal sebagai pecahan Kartel Milenio hingga menjadi salah satu organisasi kriminal paling brutal dan kuat di Meksiko, dengan jaringan narkoba global.

Operasi militer pada Minggu memicu blokade jalan, pembakaran kendaraan, dan bentrokan bersenjata di sejumlah negara bagian, termasuk Tamaulipas, Michoacan, dan Nayarit.

Gubernur Jalisco Pablo Lemus Navarro mengeluarkan peringatan merah, menangguhkan transportasi umum, membatalkan acara publik, dan menghentikan sekolah tatap muka pada Senin.

Kabinet Keamanan Meksiko mengerahkan pasukan tambahan. Bandara tetap beroperasi, meski sebagian besar keberangkatan dari Puerto Vallarta dibatalkan.

Sejumlah pemerintah telah mengeluarkan peringatan kepada warga negara mereka yang berada di Meksiko.

AS meminta warganya berlindung di Jalisco, Tamaulipas, sebagian Michoacan, Guerrero, dan Nuevo Leon.

Wakil Menteri Luar Negeri AS Christopher Landau menyebut operasi itu “perkembangan besar bagi Meksiko, AS, Amerika Latin, dan dunia,” meski mengakui adanya kekerasan balasan.

Kanada memperingatkan kekerasan dan blokade di Jalisco serta meminta warganya di Puerto Vallarta tetap waspada. Air Canada menangguhkan penerbangan karena situasi keamanan.

Sementara itu, Kedutaan Besar Meksiko di AS membantah klaim di media sosial bahwa CJNG akan menyerang warga sipil, dan menyebutnya sebagai disinformasi.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pada Senin (23/2) meminta masyarakat di negara itu untuk tetap tenang menyusul tewasnya gembong narkoba Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho dalam operasi militer.

“Ada koordinasi penuh dengan pemerintah semua negara bagian; kita harus tetap terinformasi dan tenang,” kata Sheinbaum di platform X, seraya menambahkan aktivitas berjalan normal di sebagian besar wilayah negara itu.

Ia mengakui adanya kerusuhan pasca-operasi dan merujuk laporan Kementerian Pertahanan tentang “berbagai blokade dan reaksi lain.”

“Kami bekerja setiap hari demi perdamaian, keamanan, keadilan, dan kesejahteraan Meksiko,” kata Sheinbaum. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.