KabarBaik.co, Surabaya – Mengambil momentum keberkahan bulan Ramadan, Sekolah Semesta (Semesta Bilingual School) Semarang menggelar acara Iftar Semesta yang berlangsung hangat di Surabaya, Senin (2/3).
Acara ini menjadi ajang temu kangen sekaligus memperkuat jejaring silaturahmi antara manajemen sekolah, orang tua siswa, hingga para alumni yang berdomisili di wilayah Jawa Timur.
General Manager Semesta Bilingual School, Andy Satria Purnama, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk merajut kembali kedekatan dengan keluarga besar Semesta yang tersebar di berbagai kota, bahkan luar negeri.
“Hari ini kami mengundang orang tua dan alumni yang ada di sekitar Surabaya untuk bersilaturahmi. Di bulan Ramadan ini, kami ingin memanfaatkan suasana hangat untuk saling berbagi kebaikan dan bertemu muka secara langsung,” ujar Andy Satria Purnama saat ditemui di sela acara.
Selain dihadiri internal sekolah, acara ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat serta perwakilan dari Kepala Dinas setempat. Kehadiran para tokoh ini sekaligus menjadi sarana memperkenalkan sistem pendidikan Semesta yang telah teruji selama puluhan tahun.
Sekolah Semesta yang berdiri sejak tahun 1999 baru saja merayakan hari jadinya yang ke-27. Hingga saat ini, Semesta memiliki tiga kampus di Semarang yang melayani jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA, dengan fasilitas boarding (asrama) maupun non-boarding.
Dalam hal prestasi, Sekolah Semesta tetap mengukuhkan posisinya sebagai sekolah unggulan. “Berdasarkan statistik 15 tahun terakhir, Semesta masih menjadi sekolah dengan perolehan medali OSN (Olimpiade Sains Nasional) terbanyak di Jawa Tengah, dan menempati peringkat keempat secara nasional di seluruh Indonesia,” tambah Andy.
Meskipun sekolah dengan nama “Semesta” secara eksklusif hanya ada di Semarang di bawah naungan Yayasan Semesta Al-Fatihah, mereka memiliki jaringan sister school (sekolah mitra) sebanyak 15 sekolah yang tersebar dari Banda Aceh, Medan, Jakarta, Bandung, hingga Jogjakarta.
Dalam acara Iftar di Surabaya ini, nampak hadir pula orang tua dan alumni dari sekolah mitra seperti Sekolah Kesatuan Bangsa Jogjakarta. Andy mengungkapkan bahwa ke depannya, Semesta membuka peluang lebar untuk bekerja sama dengan tokoh masyarakat di Surabaya yang ingin memajukan dunia pendidikan.
“Harapan kami melalui kegiatan ini, kami bisa mengenal lebih dekat tokoh-tokoh di Surabaya. Jika ada tokoh masyarakat atau yayasan yang ingin mendirikan sekolah dan mencari partner pendidikan, kami siap membantu. Di Surabaya sendiri saat ini belum ada partner school kami, jadi kami berharap kesempatan ini bisa menjadi pintu pembuka kerjasama pendidikan di sini,” pungkasnya.
Acara ditutup dengan buka puasa bersama dan ramah tamah, memperkuat komitmen Sekolah Semesta untuk terus berkontribusi bagi pendidikan Indonesia melalui kolaborasi dan silaturahmi yang berkelanjutan. (*)







