KabarBaik.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Randupitu memiliki cara unik memeriahkan Hari Batik Nasional. Yaitu mengajak anak-anak untuk meramaikan momen penting itu dengan melaksanakan lomba mewarnai batik khas Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
Desa Randupitu memiliki batik Sekar Randu yang merupakan batik khas yang diambil dari potensi desa. Yaitu pohon randu dan dinding dari bambu (sesek). Anak-anak yang mengikuti lomba tersebut sangat antusias dalam mewarnai sketsa yang disediakan oleh panitia. Salah satunya, Anggie, yang menggoreskan pensil warnanya dengan hasil menarik.
“Sangat senang lomba mewarnai batik khas desa saya, tinggal kasih warga yang menarik terlihat indah,” kata Anggie, Minggu (13/10).
Kepala Desa Randupitu, Muhammad Fuad menyampaikan, pihaknya mengajak masyarakat dan anak-anak untuk mengenal batik khas desanya dalam momen peringatan Hari Batik Nasional. “Salah satu cara mengenalkan batik pada anak-anak dengan lomba mewarnai. Sejak dini sudah harus mengenal batik khas Randupitu,” kata Fuad.
Menurut Fuad, batik khas Desa Randupitu saat ini sudah mulai dikenal di kancah nasional. Bahkan, batik tersebut beberapa waktu lalu diperkenalkan ke Korea melalui salah satu kegiatan. “Batik Randupitu sudah mulai dikenal di kota-kota besar khusus pecinta batik, bahkan pernah dikenalkan di Korea,” terangnya. (*)






