KabarBaik.co, Pasuruan – Diduga sebagai gudang pengoplosan elpiji, sebuah gudang yang berada di Kelurahan Singopolo, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, digrebek jajaran Bareskrim Polri. Operasi tersebut sempat mengejutkan warga sekitar karena petugas datang ke lokasi menggunakan kendaraan dinas resmi.
Ketua RW setempat, Munir menyampaikan, informasi kedatangan petugas tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Tak heran jika warga dan aparat pemerintah setempat merasa kaget. “Keluar itu dibawa dua truk, yang satu ada isi tabung elpiji dan satu lagi ditarik mobil derek karena tidak bisa jalan,” ujar Munir, Kamis (12/2).
Munir menjelaskan, keberadaan gudang yang diduga menjadi tempat pengoplosan gas elpiji ini sebenarnya sudah lama memicu kecurigaan masyarakat. Sebab, tempat itu tidak memiliki papan nama resmi dari Pertamina. “Waktu saya datang ke situ tak tanya koordinatornya, infonya dari pengelola katanya cuma servis tabung elpiji saja,” tambahnya
Ironisnya meski penggerebekan berlangsung cukup lama dengan melibatkan banyak personel, pihak kepolisian setempat terkesan tidak mengetahui adanya operasi tersebut. Saat dikonfirmasi mengenai penggerebekan gudang elpiji yang melibatkan Bareskrim Polri tersebut, pihak kepolisian resor setempat tidak memberikan jawaban yang mendalam.
Respons singkat dari jajaran Satreskrim mengisyaratkan minimnya koordinasi atau ketidaktahuan terkait operasi besar yang terjadi di wilayah Kauman tersebut. “Wah nggak tahu tuh,” jawab Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Adimas Firmansyah singkat saat dikonfirmasi melalui pesan elektronik. Hingga saat ini, lokasi gudang tersebut tampak sepi dan tidak ada aktivitas apa pun setelah pengangkutan barang bukti oleh petugas kepolisian. (*)






