KabarBaik.co – Ribuan masyarakat memadati kegiatan Funwalk bertajuk “United by Unique” dalam rangka memperingati World Cancer Day 2025 yang berlangsung meriah di lapangan kantor Sekda Provinsi Jawa Timur. Acara Funwalk ini dimulai pada pukul 6 pagi, dengan rute yang menyenangkan dan ramah bagi semua kalangan, baik penyintas, pendamping, maupun masyarakat umum. Acara ini tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan dan deteksi dini kanker.
Asisten I Sekdaprov Jawa Timur, Benny Sampirwanto, mengungkapkan kebahagiaannya atas tingginya antusiasme masyarakat yang hadir melebihi target. “Kehadiran masyarakat yang sangat banyak menunjukkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, termasuk melalui pola hidup sehat seperti aktivitas fisik dan pola makan seimbang,” ujarnya ditemui di sela-sela acara, Minggu (23/2).
Sementara itu Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Pusat, Prof. Dr. dr. Aru W. Sudoyo, Sp.PD, KHOM, FINASIM, menekankan bahwa upaya melawan kanker adalah tanggung jawab bersama antara masyarakat, pemerintah, dan tenaga medis. “Kanker bukan hanya urusan dokter, tetapi peran masyarakat sangat penting untuk edukasi dan deteksi dini. Dengan mengenali kanker sejak awal, pengobatan akan lebih efektif, biaya lebih murah, dan harapan hidup lebih tinggi,” jelasnya.
Prof. Aru juga menjelaskan pentingnya edukasi melalui media dan berbagai sarana komunikasi untuk menyampaikan pesan kesehatan secara efektif. “Visualisasi melalui spanduk, media sosial, dan komunikasi langsung sangat membantu menyampaikan pesan kepada masyarakat. Hal ini menjadi salah satu cara untuk mengurangi stigma dan ketakutan terhadap kanker,” tambahnya.
Data dari Rumah Sakit Dr. Soetomo menunjukkan bahwa 70% kasus kanker di Indonesia baru terdeteksi pada stadium lanjut. Kanker payudara menjadi jenis kanker terbanyak di Jawa Timur. “Padahal, deteksi dini seperti SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) bisa membantu menemukan kanker di tahap awal, sehingga pengobatan menjadi lebih mudah dan peluang sembuh lebih besar,” jelas Benny Sampirwanto.
Selain kanker payudara, kanker paru-paru dan prostat pada laki-laki juga menjadi perhatian. Pemeriksaan rutin seperti tes darah untuk kanker prostat dan upaya pencegahan melalui pengurangan kebiasaan merokok sangat dianjurkan.
Acara Funwalk ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak dalam meningkatkan kesadaran serta edukasi mengenai kanker. Diharapkan melalui kegiatan seperti ini, masyarakat lebih peduli untuk menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini agar angka penderita kanker stadium lanjut dapat berkurang.(*)






