KabarBaik.co, Jember – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan operasional kereta api di wilayah Daop 9 Jember telah kembali normal. Hal ini menyusul tuntasnya proses evakuasi dan penanganan gangguan operasional yang sebelumnya terjadi di Stasiun Bekasi Timur, wilayah Daop 1 Jakarta.
Dua kereta api jarak jauh yang sempat terdampak secara signifikan, yakni KA Pandalungan (Gambir–Jember) dan KA Blambangan Ekspres (Pasarsenen–Ketapang), kini telah beroperasi sesuai jadwal mulai Kamis (30/4).
Sebelumnya, kedua kereta tersebut mengalami keterlambatan imbas proses evakuasi rangkaian KA Argobromo Anggrek dan Commuterline.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa normalisasi ini merupakan hasil koordinasi cepat seluruh pihak di lapangan.
“Kami bersyukur penanganan gangguan di Bekasi Timur selesai dengan baik. Perjalanan KA Pandalungan dan KA Blambangan Ekspres kini kembali normal dan tepat waktu. KAI berkomitmen menjaga keandalan operasional demi pelayanan terbaik bagi pelanggan,” ujar Cahyo.
Cahyo juga menegaskan agar masyarakat tidak perlu ragu menggunakan moda transportasi kereta api pasca-insiden tersebut. Ia menjamin bahwa aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak khawatir. KAI terus mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan,” tambahnya.
Guna memastikan kelancaran perjalanan, KAI mengimbau pelanggan untuk selalu memantau jadwal keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI atau kanal media sosial resmi.
Dengan pulihnya jadwal ini, KAI berharap kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan. (*)








