Perkuat Layanan Kanker Berbasis Kompetensi, RS Kemenkes Surabaya Resmikan Kedokteran Nuklir dan Radioterapi Kolaboratif

oleh -13 Dilihat
IMG 20251217 WA0022
Peluncuran layanan tersebut menegaskan peran RS Kemenkes Surabaya sebagai rumah sakit rujukan nasional yang berfokus pada layanan prioritas, khususnya kanker.

KabarBaik.co – Menjawab tantangan transformasi sistem kesehatan nasional menuju rumah sakit berbasis kompetensi, RS Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Surabaya meresmikan layanan unggulan Kedokteran Nuklir dan Radioterapi.

Layanan berteknologi tinggi ini dikembangkan melalui skema kolaborasi rujukan bersama rumah sakit swasta di Jawa Timur untuk memperluas akses layanan kanker yang komprehensif, merata, dan berkelanjutan.

Peluncuran layanan tersebut menegaskan peran RS Kemenkes Surabaya sebagai rumah sakit rujukan nasional yang berfokus pada layanan prioritas, khususnya kanker. Langkah ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Kesehatan RI dalam memperkuat jejaring layanan kesehatan berbasis kompetensi, bukan kompetisi antar fasilitas kesehatan.

Plh Direktur Utama RS Kemenkes Surabaya, dr Martha Siahaan, SH, MARS, MHKes, menegaskan bahwa pengembangan layanan Kedokteran Nuklir dan Radioterapi tidak dimaksudkan untuk bersaing dengan rumah sakit lain.

“Pengembangan layanan ini bukan untuk berkompetisi, melainkan melengkapi dan memperkuat jejaring rujukan layanan kanker di Jawa Timur. Kolaborasi dengan rumah sakit swasta menjadi kunci agar pasien memperoleh layanan yang tepat, cepat, dan bermutu,” ujarnya, Rabu (17/12).

Layanan Kedokteran Nuklir memungkinkan proses diagnosis dan terapi kanker yang lebih presisi melalui pemanfaatan radiofarmaka, sementara Radioterapi berperan penting dalam tata laksana kanker terpadu berbasis teknologi mutakhir. Kehadiran kedua layanan ini diharapkan dapat mengurangi beban rujukan ke luar daerah serta mempercepat waktu penanganan pasien kanker.

Ketua Tim Kerja Penataan Sistem Rujukan Kementerian Kesehatan RI, Ratih Dwi Lestari, S.Kep., MARS, menjelaskan bahwa konsep rumah sakit berbasis kompetensi mendorong setiap rumah sakit untuk fokus pada keunggulan layanan yang dimiliki.

“RS Kemenkes Surabaya ditetapkan sebagai pengampu layanan kanker berteknologi tinggi. Selanjutnya, layanan ini dikolaborasikan dengan rumah sakit jejaring agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” jelasnya.

Melalui skema kolaborasi tersebut, rumah sakit swasta di Jawa Timur dapat merujuk pasien yang membutuhkan layanan Kedokteran Nuklir dan Radioterapi ke RS Kemenkes Surabaya. Setelah tindakan utama, perawatan lanjutan dapat kembali dilakukan di rumah sakit asal sesuai kebutuhan klinis pasien. Pola ini diharapkan menciptakan sistem layanan yang efisien, terintegrasi, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Jawa Timur, dr Bangun T. Purwaka, Sp.OG, M.Kes, menilai pengembangan rumah sakit berbasis kompetensi sebagai langkah strategis menghadapi dinamika kebutuhan layanan kesehatan ke depan.

“Kolaborasi antara rumah sakit pemerintah dan swasta menjadi kunci dalam membangun sistem layanan kesehatan yang kuat. Kehadiran layanan Kedokteran Nuklir dan Radioterapi di RS Kemenkes Surabaya akan menjadi center of excellence yang dapat dimanfaatkan bersama melalui mekanisme rujukan terintegrasi,” tuturnya.

Menurutnya, sinergi tersebut tidak hanya meningkatkan akses pasien terhadap layanan kanker berteknologi tinggi, tetapi juga mendorong efisiensi investasi alat kesehatan, peningkatan mutu layanan, serta penguatan peran masing-masing rumah sakit sesuai kompetensi yang dimiliki.

RS Kemenkes Surabaya merupakan rumah sakit pemerintah di bawah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang berperan sebagai rumah sakit rujukan nasional berbasis kompetensi. Rumah sakit ini mengembangkan layanan unggulan prioritas meliputi kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi dengan dukungan sumber daya manusia profesional serta teknologi medis terkini.

Dalam pengembangan layanan kanker, RS Kemenkes Surabaya ditetapkan sebagai salah satu pusat pengampuan (center of excellence) yang menyediakan layanan komprehensif, mulai dari promotif, preventif, diagnostik, terapeutik, hingga rehabilitatif.

Kehadiran layanan Kedokteran Nuklir dan Radioterapi semakin memperkuat kontribusi rumah sakit dalam mendukung transformasi kesehatan nasional, khususnya pada pilar penguatan layanan rujukan dan ketahanan sistem kesehatan.

Melalui pendekatan kolaborasi lintas fasilitas kesehatan, RS Kemenkes Surabaya terus membangun jejaring dengan rumah sakit pemerintah dan swasta di Jawa Timur serta wilayah Indonesia Timur guna memastikan akses layanan kesehatan yang merata, bermutu, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.