KabarBaik.co, Surabaya – Partai Demokrat menggelar agenda Retreat Partai Demokrat Jatim 2026 di Hotel Shangri-La Surabaya, Sabtu (31/1). Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan langkah konsolidasi masif untuk mempertajam strategi partai demi kepentingan rakyat.
Herman menjelaskan bahwa acara ini merupakan gagasan langsung dari Ketua Majelis Tinggi Partai, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Meski Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berhalangan hadir karena menghadiri Harlah NU di Jakarta, berbagai arahan strategis telah didelegasikan untuk dijalankan oleh jajaran pengurus.
“Retreat ini adalah bentuk penajaman terhadap langkah-langkah strategis untuk wilayah tertentu. Mas AHY mewakilkan direktifnya kepada saya. Intinya, Demokrat harus menjadi lokomotif dalam mencari solusi bagi problematika masyarakat,” ujar Herman kepada media.
Fokus Penguatan Internal dan Loyalitas
Selain penguatan peran publik, Herman menekankan pentingnya soliditas internal. Ia meminta seluruh kader untuk bergerak secara masif, loyal, dan solid agar mesin partai bekerja optimal hingga akar rumput.
“Perjuangan harus dijalankan secara loyal dan solid. Kekuatan masif pergerakan struktural ini akan menguatkan partai ke depan,” tegasnya.
Roadmap 2029: Memberdayakan DPAC
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD Demokrat Jatim, Emil Dardak, memaparkan roadmap perencanaan menuju Pemilu 2029. Target utamanya adalah mengembalikan kejayaan Demokrat dengan meningkatkan perolehan kursi di legislatif.
Salah satu strategi kunci yang diungkapkan Herman adalah pendelegasian wewenang penuh kepada pengurus tingkat kecamatan (DPAC).
“Selama ini DPAC seringkali hanya menjadi objek struktural. Sekarang, kami akan berikan kewenangan penuh. Jika struktur hingga tingkat ranting dan anak ranting terbangun kuat, maka fungsi Demokrat sebagai solusi rakyat akan benar-benar dirasakan publik,” pungkasnya. (*)






