Perkuat Transformasi Digital, Terminal Teluk Lamong Genjot Kompetensi SDM Lewat Pelatihan CTO

oleh -193 Dilihat
Terminal Teluk Lamong Genjot Kompetensi SDM Lewat Pelatihan CTO
Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat kesiapan SDM dalam menghadapi transformasi industri kepelabuhanan modern.

KabarBaik.co, Surabaya – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi menghadapi tantangan industri logistik yang kian terdigitalisasi. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui pelatihan Container Terminal Operation (CTO) yang diikuti 30 pegawai operasional di Terminal Petikemas Berlian (TPK Berlian).

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 31 Maret hingga 2 April 2026 di Pelindo Place Surabaya ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Terminal Teluk Lamong dan PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PMLI). Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat kesiapan SDM dalam menghadapi transformasi industri kepelabuhanan modern.

Melalui pelatihan CTO, para peserta dibekali pemahaman komprehensif terkait operasional terminal petikemas, pemanfaatan teknologi, hingga penguatan pola pikir strategis dan adaptif. Hal ini dinilai penting untuk mendorong efisiensi layanan serta meningkatkan daya saing perusahaan di tengah persaingan global.

Direktur Operasi PT Terminal Teluk Lamong, Muhammad Syukur, menegaskan bahwa industri logistik dan pelabuhan saat ini bergerak menuju otomasi dan efisiensi berbasis data. Oleh karena itu, peningkatan kualitas SDM menjadi investasi utama perusahaan.

“Pengembangan SDM melalui pelatihan seperti CTO merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat posisi perusahaan dalam persaingan global. SDM unggul adalah aset utama dalam mendukung transformasi,” ujarnya, Sabtu (4/4).

Selama pelatihan, peserta tidak hanya menerima materi di kelas, tetapi juga melakukan kunjungan lapangan ke Terminal Teluk Lamong untuk melihat langsung implementasi operasional berbasis teknologi.

Adapun materi yang diberikan mencakup berbagai aspek penting, antara lain industri pelayaran dan kontainerisasi, desain dan kapasitas terminal, fasilitas dan peralatan, aktivitas operasional, proses bisnis dan struktur organisasi, hingga pengenalan Terminal Operating System (TOS). Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai aspek keselamatan kerja serta manajemen pendapatan dan biaya.

Syukur berharap, pelatihan ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu membangun budaya belajar berkelanjutan di lingkungan kerja.

“Dengan budaya belajar yang kuat, perusahaan tidak hanya menghasilkan tenaga kerja yang terampil, tetapi juga menciptakan ekosistem pembelajaran yang dinamis dan berorientasi masa depan,” tambahnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) Group dalam meningkatkan kompetensi pegawai operasional. Langkah tersebut sejalan dengan program transformasi dan standarisasi operasional di seluruh terminal petikemas, melalui penerapan sistem operasi berbasis perencanaan dan pengendalian yang terintegrasi.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.