Perluas Konektivitas dan Dukung Pariwisata, Layanan Commuter Line Ditargetkan Tembus Stasiun Probolinggo

oleh -157 Dilihat
IMG 20260117 WA0002
KAI Commuter menyiapkan rencana perpanjangan layanan Commuter Line Supas hingga Stasiun Probolinggo.

KabarBaik.co — Pengembangan layanan perkeretaapian di Jawa Timur terus menunjukkan progres signifikan, baik dari sisi sarana maupun prasarana. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah bersama KAI Group dalam menghadirkan transportasi publik berbasis rel yang andal untuk mendukung mobilitas masyarakat di kawasan aglomerasi.

Sejalan dengan itu, KAI Commuter tengah menyiapkan rencana perpanjangan layanan Commuter Line Supas hingga Stasiun Probolinggo. Langkah tersebut dinilai strategis untuk memperluas jangkauan layanan, meningkatkan konektivitas antarwilayah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Jawa Timur.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan bahwa sejak mulai mengoperasikan layanan Commuter Line di Jawa Timur pada 2022, pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan perkeretaapian, khususnya di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

“Penambahan lintas layanan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Jawa Timur,” ujar Karina, Sabtu (17/1).

Saat ini, Commuter Line Supas yang melayani relasi Surabaya–Pasuruan mencatatkan rata-rata volume pengguna sekitar 4.417 orang per hari atau 130–140 ribu orang per bulan. Dengan rencana perpanjangan hingga Probolinggo, okupansi layanan ini diproyeksikan akan meningkat signifikan.

Karina menjelaskan, pembahasan terkait rencana pemanjangan lintas tersebut tengah dilakukan secara intensif bersama para pemangku kepentingan.

Perpanjangan ini juga ditujukan untuk memperluas jangkauan layanan KA Lokal bersubsidi (Public Service Obligation/PSO) yang selama ini berakhir di Stasiun Pasuruan.

“Lintas pelayanan Commuter Line Supas akan diperpanjang hingga Stasiun Probolinggo. Jarak tempuh yang semula 63 kilometer akan bertambah menjadi sekitar 101 kilometer,” jelasnya.

Dengan demikian, relasi layanan Commuter Line Supas nantinya menjadi Surabaya–Pasuruan–Probolinggo. Selain memperkuat konektivitas antardaerah, rencana ini juga diharapkan mampu mendukung pengembangan destinasi wisata serta aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah tapal kuda Jawa Timur.

Berdasarkan survei internal KAI Commuter, rencana tersebut mendapat respons sangat positif dari masyarakat. Tingkat minat warga Probolinggo terhadap layanan Commuter Line tercatat mencapai 100 persen, dengan potensi akuisisi pengguna diperkirakan sekitar 304 orang per hari. “Stasiun Probolinggo memiliki potensi tinggi karena lokasinya strategis, berada di pusat kota serta dekat dengan kawasan industri, perkantoran, sekolah, dan destinasi wisata,” tambah Karina.

Dari sisi prasarana, Stasiun Probolinggo saat ini dilengkapi empat jalur pelayanan dan dua jalur stabling. Sejumlah peningkatan fasilitas penunjang juga direncanakan, antara lain penambahan kanopi peron, perluasan ruang tunggu, serta penambahan petugas operasional seperti loket, keamanan, dan kebersihan guna menjamin kenyamanan pengguna.

“Kami berharap perpanjangan layanan ini dapat segera terealisasi sehingga masyarakat Jawa Timur memiliki alternatif transportasi publik yang semakin efisien dan terintegrasi,” kata Karina.

Secara terpisah, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan menyatakan dukungannya terhadap rencana perpanjangan layanan Commuter Line Supas menuju Probolinggo.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api DJKA, Arif Anwar, mengatakan pihaknya terus mengawal proses persiapan operasional agar layanan tersebut dapat berjalan sesuai target.

“Kami telah berkoordinasi dengan KAI Commuter selaku operator untuk memastikan seluruh kelengkapan pelayanan penumpang terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Arif.

DJKA juga akan melakukan pemantauan langsung di lapangan terhadap kesiapan stasiun-stasiun yang akan melayani Commuter Line. Apabila seluruh persyaratan telah terpenuhi, DJKA akan mendorong operator untuk segera mengajukan izin operasi.

Untuk menjaga keterjangkauan tarif bagi masyarakat, DJKA memastikan dukungan subsidi PSO pada layanan Commuter Line Supas ini. Selain itu, koordinasi dengan Pemerintah Kota Probolinggo juga akan dilakukan guna mewujudkan integrasi dengan transportasi lanjutan menuju pusat kota dan kawasan wisata.

“Kami berharap seluruh proses persiapan ini dapat berjalan lancar sehingga layanan Commuter Line Surabaya–Probolinggo dapat segera dinikmati masyarakat,” pungkas Arif.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.