Persaingan Liga 2 Championship Memanas Jelang Akhir Musim Kompetisi

oleh -110 Dilihat
ADHYAKSA FC
Tim Adhyaksa FC yang berpeluang besar promosi ke Liga 1 atau Super League.

KabarBaik.co, Jakarta- Peta persaingan Championship 2025/2026 atau Liga 2 kian membara jelang jeda Ramadan dan Idulfitri. Enam pertandingan tersisa bakal menjadi penentu segalanya. Sejauh ini, memang belum ada posisi yang benar-benar aman. Baik di perebutan final, tiket promosi, maupun zona degradasi. Karena itu, aroma rivalitas menyala.

Sorotan utama datang dari Grup Barat. Adhyaksa FC tengah berada dalam tren terbaik setelah meraih tiga kemenangan dari empat laga terakhir. Raihan itu membawa mereka memuncaki klasemen dengan 40 poin, sekaligus memanfaatkan inkonsistensi Garudayaksa FC–tim yang terafilisasi dengan nama Prabowo Subianto–yang hanya sekali menang dalam periode yang sama.

Ancaman bagi Garudayaksa pun nyata. Sebab, tim yang diperkuat Andik Virmasnyah ini terus ditempel Sumsel United dan Bekasi City FC. Selisih poin yang tipis membuat persaingan empat besar Grup Barat masih sangat terbuka.

Jika klasemen bertahan hingga akhir musim, maka Adhyaksa akan melaju ke partai final sekaligus mengamankan tiket promosi otomatis ke Super League alias Liga 1.

Di Grup Timur, PSS Sleman tampil paling stabil. Tiga kemenangan beruntun membuat eks penghuni Liga 1 itu kokoh di puncak dengan 45 poin. Sebaliknya, Persipura yang sempat difavoritkan promosi justru terpeleset setelah dua kekalahan beruntun. Barito Putera dan Kendal Tornado ikut meramaikan persaingan zona play-off.

Bila musim berakhir hari ini, final Championship 2025/2026 akan mempertemukan AdhyaksaFC  kontra PSS Sleman. Sementara laga play-off untuk memperebutkan satu tiket promosi ke Liga 1 menghadirkan duel hidup-mati antara Garudayaksa melawan Barito Putera.

Namun bukan sekadar promosi yang dipertaruhkan Adhyaksa. Klub yang berafiliasi dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia itu juga berpeluang mencetak sejarah baru. Jika benar-benar naik kasta, Adhyaksa akan menjadi tim institusi penegak hukum pertama dari unsur kejaksaan yang tampil di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia, mengikuti jejak Bhayangkara FC yang lebih dulu mewakili institusi kepolisian.

Artinya, musim ini bisa menghadirkan warna baru di Super League, dengan kehadiran tim berlatar institusi negara yang kian menambah dinamika persaingan.

Di papan bawah, nasib berbeda dialami Sriwijaya FC. Dengan hanya dua poin, tim yang dulu sempat lama nangkring di Liga 1 itu  dipastikan terdegradasi ke Liga 3. Sebab, mereka tak mungkin lagi mengejar Persekat Tegal. Satu slot degradasi lain juga membayangi Persipal FC. (*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.