Pilu! Warga Makamkan Jenazah Kakak Adik yang Dibunuh Ibunya di Kota Kediri

oleh -1787 Dilihat
Warga Manisrenggo berangkatkan jenazah kedua anak korban pembunuhan sang ibu. (Foto: Oktavian Yogi Pratama)

KabarBaik.co – Duka mendalam begitu terasa di kakak beradik MB, 14 tahun dan BN, 7 tahun yang diduga tewas dibunuh ibu kandungnya, Selasa (3/9). Jenazah dua bocah itu akhirnya dimakamkan oleh warga Manisrenggo, Kota Kediri.

MB dan BN diduga menjadi korban penebasan dengan sebilah parang yang dilakukan oleh ibunya sendiri bernama Ida. Sang ibu diduga mengalami gangguan kejiwaan, depresi.

Tepat pukul 14.07 WIB, jenazah kedua bocah tersebut diberangkatkan dari Musala Al Fuadiyyah yang berada di Kelurahan Manisrenggo, Kota Kediri.

Pemberangkatan kedua jenazah tersebut diiringi ratusan warga sekitar. Nampak beberapa warga tak kuasa menahan isak tangis saat ikut melantunkan takbir menuju tempat peristirahatan terakhir

Kakak kandung sang ayah, Miratin juga menyebut bahwa kedua jenazah tersebut langsung dikebumikan setelah dilakukan outopsi dan dimandikan. “Akan langsung dimakamkan setelah dilakukan salat Jenazah,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, dua anak ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya yang membuat warga Lingkungan Melikan, Kelurahan Manisrenggo, Kota Kediri, geger dan heboh pada Selasa pagi (3/9).

Keduanya bernama Balya yang merupakan siswa kelas 2 MTS dan adiknya Binti, siswi kelas 1 SD yang menjadi korban diduga dibunuh oleh ibunnya yang bernama Ida.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota IPTU Fathur Rozikin mengatakan kedua orang tua korban masih dilakukan pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Kediri Kota dan berhasil mengamankan barang bukti, salah satunya sebilah parang yang diduga digunakan sebagai alat sang ibu untuk membunuh kedua anaknya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Oktavian Yogi Pratama
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.