Plengsengan Ambrol Dekat Jembatan Alasbuluh Banyuwangi Mulai Diperbaiki

oleh -98 Dilihat
IMG 20260113 WA0017
Perbaikan plengsengan di dekat Jembatan Alasbuluh, Banyuwangi

KabarBaik.co – Plengsengan ambrol di dekat Jembatan Alasbuluh, Kecamatan, Wongsorejo, Banyuwangi mulai diperbaiki. Perbaikan telah dimulai sejak kemarin, perkiraaan pembangunan selesai dalam 7 hari kerja.

Petugas Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali, Syaiful Fajar, telah mengecek langsung kerusakan. Bangunan yang rusak bukan struktur jembatan melainkan dinding penahan tanah.

Kendati demikian, kerusakan itu perlu dipeebaiki supaya tidak merambat ke bangunan lain.

“Tapi kalau kita biarkan, ini bisa menyebabkan kerusakan lebih parah dan bisa berdampak pada jalan,” kata dia.

Hasil pengecekan diketahui kerusakan terjadi karena ada retak halus. Hal itu menyebabkan air merembes dan membuat struktur dinding keropos tergerus air.

“Sehingga ada runtuh meskipun secara volume tidak besar,” terangnya.

Retak-retak rambut yang ada di permukaan jalan itu resikonya bisa menimbulkan penurunan badan jalan. Untuk mencegah hal itu terjadi, pekerjaan perbaikan segera dilakukan. Dengan perbaikan yang lebih cepat, secara otomatis kondisi badan jalan bisa diamankan juga.

“Termasuk untuk kita bikin kedap air, sehingga tidak ada lagi jalan air untuk masuk. Titik-titik retakan yang bisa menjadi aliran air kita tutup,” tegasnya.

Dinding penahan tanah tersebut ambrol akibat pengaruh air yang terus menerus mengalir dari celah yang ada di atas bahu jalan sehingga menjadikan air jenuh di bagian dalam dan menimbulkan dorongan pada dinding penahan tanah. Apalagi curah hujan di wilayah Kecamatan Wongsoprejo realtif stabil dan hampir setiap hari hujan.

Tidak hanya, itu, kendaraan yang melintas di jalan tersebut juga memiliki tonase yang besar. Arus lalu lintas juga cukup padat mengingat jalur tersebut merupakan jalur poros menuju Banyuwangi dan Pelabuhan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.

Pelaksanaan perbaikan, menurutnya, ditargetkan tuntas maksimal 7 hari. Namun lama pengerjaan ini bisa dipengaruhi kondisi cuaca. Karena saat ini masih dalam musim hujan.

“Cuma kita melihat cuaca, karena cuaca ini yang sangat menentukan, dan ini salah satu penyebabnya,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.