KabarBaik.co – PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri melalui penyediaan pasokan listrik andal dan berkelanjutan. Hingga September 2025, PLN telah menyalurkan tambahan daya sebesar 434,6 megavolt ampere (MVA) kepada 205 pelanggan tegangan menengah (TM) di Jawa Timur.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi PLN dalam memastikan kecukupan daya untuk kebutuhan industri, bisnis, maupun rumah tangga, sekaligus menopang geliat ekonomi di kawasan industri Jawa Timur.
“Melalui pengoperasian pelanggan tegangan menengah di berbagai kawasan industri, PLN membuktikan peran strategisnya dalam mendukung sektor industri. Setiap pelanggan, baik rumah tangga, bisnis, maupun industri, adalah bagian penting dari transformasi layanan kelistrikan di Indonesia,” ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Ahmad Mustaqir di Surabaya, Jumat (26/9).
Di Pasuruan, PLN sukses mengoperasikan sambungan listrik berkapasitas 15 MVA untuk PT KT&G, perusahaan multinasional asal Korea Selatan yang tengah memperluas investasi di Indonesia. Berlokasi di Kawasan Industri Pier, penyambungan ini terlaksana tepat waktu dan menjadi penopang utama operasional fasilitas produksi perusahaan.
Perwakilan PT KT&G, Mr. Kim Kil Tae, mengapresiasi kinerja PLN. “Kami sangat berterima kasih atas kerja profesional dan layanan cepat yang diberikan. Dengan pasokan listrik yang telah beroperasi, kami dapat segera memulai produksi dan menjalankan target bisnis kami di Indonesia,” ujarnya.
Komitmen serupa juga ditunjukkan PLN UP3 Sidoarjo yang resmi mengoperasikan tambah daya dari 1.730 kVA menjadi 4.330 kVA untuk PT Indospring, produsen suku cadang otomotif terbesar di Asia Tenggara. Tambah daya ini menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kapasitas produksi serta memperkuat daya saing industri otomotif nasional di pasar global. Hingga 18 September 2025, PLN Sidoarjo mencatat tambahan konsumsi listrik mencapai 38.673 kVA dari pelanggan industri dan bisnis, mencerminkan besarnya peran PLN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Sementara di Mojokerto, PLN juga mengoperasikan sambungan baru 1.730 kVA untuk PT Sunrise Mill, perusahaan baja, serta tambah daya dari 1.385 kVA menjadi 2.180 kVA untuk PT Bondvast Indo Sukses, produsen furnitur logam.
Keduanya diperkirakan menyerap konsumsi listrik ratusan ribu kWh, sekaligus memperkuat kontribusi sektor industri terhadap perekonomian daerah.







