KabarBaik.co, Badung – PT PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) bersama Pemkab Badung memperkuat sinergi dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama pemanfaatan aset daerah untuk pembangunan jaringan utilitas terpadu kabel listrik 150 kilovolt (kV).
Kesepakatan yang ditandatangani melalui PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bali dan Pemkab Badung tersebut mengatur penyewaan tanah milik pemerintah daerah yang akan digunakan sebagai lokasi penempatan infrastruktur jaringan utilitas terpadu kabel 150 kV.
Penandatanganan dokumen berlangsung di Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Badung dan menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara PLN dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis di Pulau Bali.
Manager PLN UPT Bali Made Gita Mardika mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah penting untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan, terutama di wilayah yang menjadi salah satu pusat kegiatan pariwisata dan ekonomi nasional.
“Penempatan jaringan utilitas terpadu kabel 150 kV merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin andal. Melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Badung, kami berharap pembangunan infrastruktur ini dapat berjalan lancar sehingga layanan kelistrikan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya, Senin (3/8).
Menurutnya, penguatan jaringan transmisi menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya konsumsi listrik di Bali yang didorong pertumbuhan sektor pariwisata, bisnis, investasi, dan aktivitas masyarakat.
Dukungan terhadap proyek tersebut juga disampaikan Kepala BPKAD Kabupaten Badung I Ketut Wisuda. Ia menilai pemanfaatan aset daerah untuk pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan merupakan bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen mendukung penyediaan infrastruktur publik, termasuk sektor kelistrikan. Kerja sama ini diharapkan mampu mendukung pelayanan listrik yang semakin baik sekaligus mendorong pembangunan daerah,” katanya.
Sementara itu, General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali Ika Sudarmaja menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, sinergi antara PLN dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan penyaluran tenaga listrik di Bali.
Ia mengatakan pembangunan jaringan utilitas terpadu akan memperkuat sistem transmisi sehingga pasokan listrik menjadi lebih andal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun dunia usaha.
“Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis pembangunan infrastruktur ini dapat berjalan sesuai rencana. PLN terus berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal untuk mendukung aktivitas masyarakat, sektor pariwisata, investasi, serta pertumbuhan ekonomi di Bali,” ujar Ika.
PLN menilai penguatan infrastruktur transmisi menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan di Pulau Bali. Selain mendukung kebutuhan pelanggan, proyek tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah melalui tersedianya pasokan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi berbagai sektor ekonomi. (*)






