KabarBaik.co, Surabaya – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya memperkuat layanan donor darah dengan menghadirkan unit pelayanan keliling di berbagai lokasi strategis selama Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok darah sekaligus memudahkan masyarakat yang ingin tetap berdonor di tengah aktivitas ibadah puasa.
Selama hari biasa, PMI Kota Surabaya rata-rata mampu menghimpun sekitar 300 hingga 350 kantong darah setiap hari. Namun, jumlah tersebut umumnya mengalami penurunan saat Ramadan karena masyarakat lebih fokus menjalankan ibadah.
Kepala Bagian Pelayanan dan Humas Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Surabaya, dr. Wandai Rasoetedja mengatakan, kehadiran unit mobile menjadi strategi utama untuk menjaga pasokan darah tetap stabil. “Dengan mobile unit ini, kami menargetkan 500 hingga 550 pendonor per hari untuk memenuhi kebutuhan transfusi darah,” ujar Wandai di Surabaya, Minggu (22/2).
Untuk menjangkau lebih banyak pendonor, PMI mengoperasikan Unit Transfusi Darah (UTD) mobile di ruang publik, pusat perbelanjaan, hingga kawasan masjid. Layanan ini diharapkan memudahkan masyarakat berdonor tanpa harus datang langsung ke kantor PMI.
Adapun jadwal layanan donor darah selama Ramadan 2026 meliputi:
• Taman Bungkul, 18 Februari–7 Maret, pukul 09.00–15.00 WIB
• Masjid Al-Akbar Surabaya, 18 Februari–7 Maret, pukul 15.00–21.00 WIB
• BG Junction, 9–12 Maret, pukul 10.00–17.00 WIB
• Royal Plaza, 13–17 Maret, pukul 10.00–17.00 WIB
Selain layanan keliling, Unit Donor Darah di kantor PMI Kota Surabaya tetap beroperasi selama 24 jam, termasuk saat libur Lebaran, guna memastikan kebutuhan darah rumah sakit tetap terpenuhi. Menurut Wandai, program donor darah Ramadan tidak hanya bertujuan menjaga stok darah, tetapi juga memperkuat nilai solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Selain menyehatkan tubuh, donor darah juga mencerminkan kepedulian sosial karena membantu sesama. Tentu pendonor harus dalam kondisi sehat, dan kami memastikan kualitas darah yang diambil tetap memenuhi standar,” jelasnya.
PMI Kota Surabaya berharap partisipasi masyarakat tetap tinggi selama Ramadan, sehingga kebutuhan darah bagi pasien di berbagai rumah sakit dapat terus terpenuhi tanpa kendala. Di tengah suasana bulan penuh berkah, aksi sederhana berdonor darah menjadi bentuk nyata berbagi kehidupan bagi sesama. (*)







